1.500 UMKM Semarakkan Festival 1001 Malam

51 Ribu Usaha Jadi Penopang Ekonomi Lampung Timur

Lampung Timur — Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam resmi dibuka di Lapangan Bandar Sribhawono, Jumat (17/4/2026), menjadi panggung besar kebangkitan ekonomi rakyat sekaligus bagian dari peringatan HUT ke-27 Lampung Timur. Sekitar 1.500 pelaku UMKM ambil bagian, mempertegas peran sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa penguatan UMKM harus dimulai dari desa sebagai basis utama ekonomi masyarakat. Dengan jumlah sekitar 51 ribu UMKM di Lampung Timur, potensi pertumbuhan ekonomi dinilai sangat besar.

“Kalau produk desa naik kelas, UMKM akan tumbuh. Ketika UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka luas. Dan saat lapangan kerja tersedia di desa, generasi muda tidak perlu merantau jauh,” ujar Mirza.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong UMKM naik kelas, mulai dari peningkatan kualitas SDM, akses pasar, hingga kemudahan permodalan.

“Kalau SDM-nya perlu ditingkatkan, mari kita lakukan bersama. Kalau akses pasar masih terbatas, kita buka bersama. Jika permodalan menjadi kendala, kita bantu fasilitasi aksesnya,” tegasnya.

Selain itu, Mirza menyoroti potensi besar sektor pertanian Lampung Timur, khususnya komoditas padi, jagung, dan singkong, yang dinilai semakin menjanjikan seiring kebijakan nasional di era Prabowo Subianto.

“Sekarang harga padi, jagung, dan singkong semakin baik. Ini harus dimanfaatkan dengan meningkatkan nilai tambah melalui UMKM berbasis hasil pertanian,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Lampung Timur terhadap program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta mendorong implementasi program “Desaku Maju” untuk memperkuat kemandirian desa.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan komitmennya mendukung penuh program pemerintah pusat dan provinsi, termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai vital bagi distribusi ekonomi.

“Kami siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program strategis nasional Bapak Presiden dan program Bapak Gubernur,” ujarnya.

Festival yang berlangsung hingga 25 April ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga mendorong lahirnya desa mandiri dan berdaya saing tinggi.

Pemerintah daerah pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut meramaikan Festival UMKM 1001 Malam sebagai bentuk dukungan terhadap geliat ekonomi lokal dan kebangkitan UMKM di Bumi Tuwah Bepadan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *