PHDI Kabupaten Pringsewu Gelar Dharma Santhi Nyepi Tahun Caka 1948

Koraneditor.co, Pringsewu – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Pringsewu, menggelar kegiatan Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 (2026 Masehi) di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Minggu (26/4/2026).

Acara ini dihadiri oleh PHDI Pusat  Mayjend Purnawirawan TNI Wisnu Bawa Tanaya jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, seperti wakil Bupati Pringsewu, Hj. Umi Laila, DPRD dan Forkopimda, Pembinas Provinsi Lampung, FKUB, para tokoh agama Hindu beserta ribuan umat Hindu Dharma se-Kabupaten Pringsewu.

Dalam sambutannya, Ketua PHDI Wisnu Bawa Tanaya mengatakan, bahwa tema darma Santi Nyepi 1948 tahun ini adalah “Basudewa Kuntum Bakam Satu Bumi Satu Saudara” harus bisa memaknai bahwa kita semua adalah bersaudara tanpa membedakan suku agama dan ras. Kita ini satu untuk Indonesia NKRI harga mati, menuju Indonesia maju.”Saya mengingatkan agar semua lembaga dan umat Hindu yang hadir pada acara darma Santi benar-benar melaksanakan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara untuk dalam tindakan sehari-hari agar kita semua menjaga bumi ini agar tetap lestari,” pintanya.
Sementara itu Wabup Pringsewu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu Dharma di Kabupaten Pringsewu dan mengapresiasi terselenggaranya acara keagamaan tersebut, selain sebagai ritual umat Hindu, juga sebagai wujud terjaminnya kehidupan beragama di Kabupaten Pringsewu, yang selama ini berlangsung harmonis.

Untuk diketahui, Dharma Santhi merupakanpuncak perayaan Hari Raya Nyepi, yakni berupa pertemuan silaturahmi untuk bersimakrama atau saling memaafkan satu sama lain, serta untuk mempererat persaudaraan selepas menjalani catur brata penyepian. Dalam acara darma Santi dimeriahkan juga dengan tampilan sendra tari dari WHDI Kabupaten Pringsewu dan DPK Peradah Kabupaten Pringsewu. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *