Mengenang 10 Tahun Kepergian Toto Herwantoko, Nurhasanah: Dedikasi dan Keteladanan Almarhum Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Bandar Lampung – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai peringatan 10 tahun wafatnya almarhum Toto Herwantoko bin Soehardi, Wakil Ketua DPRD Lampung periode 2014-2019, yang digelar di kediaman keluarga almarhum di kawasan Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri keluarga besar, sahabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah mantan kolega almarhum itu berlangsung khidmat melalui doa bersama dan mengenang perjalanan pengabdian Toto Herwantoko selama berkiprah di dunia politik dan pembangunan daerah.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, yang juga mantan Ketua DPRD Lampung, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sosok Toto Herwantoko merupakan figur yang memiliki dedikasi tinggi terhadap masyarakat dan pembangunan Provinsi Lampung.

“Almarhum Pak Toto adalah pribadi yang sederhana, pekerja keras, dan memiliki komitmen besar dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Meski telah 10 tahun meninggalkan kita, keteladanan dan pengabdiannya tetap hidup dalam ingatan masyarakat Lampung,” ujar Nurhasanah.

Ia mengatakan, peringatan satu dekade wafatnya Toto Herwantoko bukan sekadar agenda mengenang sosok almarhum, melainkan juga momentum untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, integritas, dan semangat pengabdian yang selama ini ditunjukkan almarhum semasa hidup.

“Kami berharap generasi penerus, khususnya para pemimpin daerah dan kader-kader pembangunan, dapat mengambil inspirasi dari semangat pengabdian beliau. Almarhum telah memberikan contoh bahwa jabatan adalah amanah yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Nurhasanah juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar almarhum yang secara konsisten menjaga silaturahmi dan menggelar kegiatan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Toto Herwantoko.

Sementara itu, keluarga almarhum menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para sahabat dan kolega yang masih memberikan perhatian serta doa kepada Toto Herwantoko meski telah satu dekade berpulang.

Acara ditutup dengan doa bersama dan tausiah yang mengajak seluruh hadirin untuk meneladani nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum semasa hidupnya.

“Sepuluh tahun mungkin telah berlalu, tetapi jejak pengabdian Pak Toto Herwantoko untuk Lampung akan selalu dikenang. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutup Nurhasanah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *