BANDARLAMPUNG – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat telah dilaksanakan sesuai standar mutu dan memenuhi seluruh ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku.
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Mesuji Sekampung, Ketut Purne, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan monitoring terhadap pekerjaan pembangunan, khususnya pada material buis beton dan kubus beton yang digunakan dalam proyek tersebut.
Menurutnya, seluruh material yang digunakan telah memenuhi ketentuan spesifikasi teknis. Pasir yang dipakai bukan berasal dari pasir laut dan telah melalui pengujian sampel dengan hasil yang memenuhi persyaratan.
“Material yang tidak memenuhi persyaratan langsung ditolak (reject) oleh konsultan supervisi dan pengawas pekerjaan sehingga tidak diizinkan digunakan dalam pelaksanaan proyek,” ujarnya.
Ketut menjelaskan, buis beton yang diproduksi merupakan armor atau pelindung bangunan pantai, bukan untuk gorong-gorong yang menerima beban langsung seperti beban lalu lintas. Karena itu, fungsi tulangan pada buis beton lebih difokuskan untuk menahan retak saat proses pengangkatan dan pengangkutan, menahan benturan ketika pemasangan, serta menjaga keutuhan struktur buis beton.
Ia menambahkan, mutu buis beton telah memenuhi seluruh persyaratan teknis. Hal itu dibuktikan melalui uji coba pengangkatan, pengangkutan, dan pemasangan yang menunjukkan buis beton tetap dalam kondisi baik tanpa mengalami keretakan.
Selain pengujian tersebut, mutu beton pada buis beton maupun kubus beton juga telah diuji sesuai ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku.
Terkait informasi mengenai plang proyek, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan bahwa papan informasi proyek telah terpasang di lokasi pekerjaan, yakni di Pantai Mandiri Sejati, Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Menurut BBWS, pembangunan infrastruktur pengaman pantai merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam kawasan pesisir. Selain melindungi permukiman dan infrastruktur masyarakat, pembangunan tersebut juga bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan pesisir agar tetap aman dan produktif.
Dengan terbangunnya Pengaman Pantai Mandiri Sejati, risiko abrasi di wilayah pesisir diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Bangunan pengaman pantai akan berfungsi meredam energi gelombang laut, memperlambat laju pengikisan garis pantai, serta melindungi ruang hidup masyarakat pesisir.
Keberadaan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi warga yang bermukim di sepanjang garis pantai. (rls).






