Tiga Hari di Bumi Kedaton, Perkuat Bela Negara, Disiplin, Kepemimpinan, dan Cinta Tanah Air
Bandarlampung – Lebih dari 400 kader PKS dari 15 kabupaten/kota se-Lampung digembleng dalam Kemah Bela Negara (KEMBARA) DPW PKS Lampung. Selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, para peserta mengikuti pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, hingga wawasan kebangsaan di Bumi Kedaton Resort, Bandar Lampung.
Mengusung tema “Dari Kembara Untuk Negara, Lahirkan Generasi Penggerak Bangsa”, KEMBARA menjadi wadah pembinaan kader sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, kepedulian sosial dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan kader PKS, termasuk Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, yang mengikuti rangkaian kegiatan bersama para peserta.
Ketua DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu mengatakan KEMBARA diarahkan untuk melahirkan kader yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga mempunyai karakter kebangsaan dan komitmen menjaga persatuan.
“Melalui KEMBARA ini, kami berharap kader PKS semakin kuat dalam menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta terhadap tanah air, dan memiliki kesiapan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Ade.
Menurut Ade, momentum pelaksanaan KEMBARA juga semakin relevan karena berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diwujudkan melalui kontribusi nyata, terutama oleh generasi muda.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita rawat. Generasi muda dan para kader harus memahami bahwa mengisi kemerdekaan bukan hanya dengan mengenang sejarah, tetapi juga dengan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Lampung Tresno NS mengatakan KEMBARA merupakan bagian dari pembinaan rutin kader untuk membentuk karakter yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rutin untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, ketangguhan, dan kesiapan kader PKS untuk terus bergerak serta berkontribusi dalam membela negara,” kata Tresno.
Ia menegaskan, bela negara tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik. Lebih luas, bela negara diwujudkan melalui kesediaan setiap kader untuk hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran peserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung menjadikan KEMBARA sebagai ruang memperkuat jejaring antarkader. Perbedaan wilayah dipertemukan dalam satu agenda pembinaan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengasah disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, ketangguhan, serta wawasan kebangsaan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi proses pembentukan kader agar memiliki kesiapan menjalankan peran di tengah masyarakat.
Melalui KEMBARA, PKS Lampung menegaskan arah pembinaan kader yang tidak berhenti pada kemampuan organisasi. Para kader didorong memiliki karakter kuat, cinta tanah air, mampu menjaga persatuan, serta siap mengambil peran dalam berbagai bentuk pelayanan dan pengabdian.
Dari kemah menuju pengabdian. Dari pembinaan menuju aksi. Dari KEMBARA untuk negara, PKS Lampung menargetkan lahirnya generasi penggerak bangsa. (*).






