Dukung Bank Sampah Emak.ID, Dorong Warga Pilah Sampah Jadi Bernilai
BANDAR LAMPUNG – Kepedulian terhadap lingkungan terus diperkuat PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UID Lampung memberikan dukungan terhadap pengembangan Bank Sampah Emak.ID, lembaga pengelola sampah berbasis digital yang aktif di Bandar Lampung dan sekitarnya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendorong pengelolaan sampah secara berkelanjutan sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Tak sekadar mengurangi sampah, program tersebut diarahkan untuk memperkuat edukasi masyarakat mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah sekaligus mengoptimalkan sampah yang masih memiliki nilai guna.
Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN UID Lampung, Badai Marindro, mengatakan kontribusi PLN kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
“Program ini merupakan wujud komitmen PT PLN UID Lampung, tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Badai, Jumat (4/9/2026).
SAMPAH JADI BERKAH
Badai menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas dan masyarakat agar edukasi serta praktik pengelolaan sampah dapat berjalan secara konsisten.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kebiasaan baru, mulai dari memilah sampah dari sumber hingga memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
Dukungan PLN terhadap Bank Sampah Emak.ID diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah.
EMAK.ID BIDIK LEBIH BANYAK WARGA
Founder Emak.ID, Ahmad Khairudin Syam, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN UID Lampung terhadap pengembangan Bank Sampah Emak.ID.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Lampung, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pengelolaan sampah.
“Dengan adanya Bank Sampah Emak.ID, semoga bisa bermanfaat untuk banyak masyarakat di Lampung, terutama dalam bidang edukasi sampah,” kata Ahmad.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak akan menjadi modal penting untuk memperluas gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
DLH: HARUS TERUS DIPERLUAS
Apresiasi serupa disampaikan Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Ahmad Junaedi, S.IP.
Ia berharap kolaborasi pengelolaan sampah seperti yang dilakukan PLN bersama Bank Sampah Emak.ID tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus dikembangkan dan menjangkau masyarakat lebih luas.
“Harapan saya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan semakin luas,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang melibatkan berbagai unsur. Pemerintah berperan dalam penguatan kebijakan, dunia usaha melalui dukungan program TJSL, komunitas sebagai penggerak edukasi, sementara masyarakat menjadi ujung tombak perubahan perilaku.
Melalui penguatan Bank Sampah Emak.ID, PLN UID Lampung berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memilah sampah, mengurangi timbulan sampah dan memanfaatkan kembali material yang masih bernilai.
Gerakan tersebut sekaligus mendorong pola konsumsi yang lebih bijak, pemanfaatan sumber daya secara optimal, serta terciptanya lingkungan Lampung yang lebih bersih dan berkelanjutan. (*).






