Bangun Kekompakan Sejak Dini, Fisik, Teknik dan Chemistry Digenjot
BANDAR LAMPUNG — Target besar mulai dicanangkan tim Minisoccer PWI Lampung jelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Sebagai tuan rumah yang akan menjadi bagian dari perhelatan nasional wartawan pada April 2027 mendatang, tim Lampung tak ingin sekadar tampil. Partai final menjadi sasaran yang mulai dibangun sejak sekarang.
Persiapan dilakukan secara bertahap melalui latihan rutin di Lapangan Subanus Soccer Field. Fisik, teknik, strategi hingga kekompakan pemain menjadi fokus utama dalam setiap sesi latihan.
Pada latihan kedua, skuad Minisoccer PWI Lampung langsung mendapat kesempatan mengukur kemampuan melalui laga persahabatan menghadapi Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) FC. Pertandingan berlangsung kompetitif sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana pola permainan yang dibangun mampu diterapkan di lapangan.
Materi latihan tidak hanya berfokus pada kemampuan individu. Passing, kondisi fisik, pola serangan dan penguasaan bola terus diasah. Di saat bersamaan, chemistry antarpemain dibangun agar tim memiliki kesatuan permainan ketika menghadapi pertandingan sesungguhnya.
Ketua Pengcab Cabor Minisoccer PWI Lampung, Elka Mabella, turut hadir dan bermain bersama para pemain. Ia memanfaatkan laga uji coba tersebut untuk melihat langsung kondisi fisik, pola permainan serta kekompakan tim.
Menurut Elka, dari 15 pemain yang terdaftar, 12 pemain hadir dalam latihan tersebut. Kehadiran pemain menjadi salah satu indikator penting untuk melihat perkembangan tim sekaligus menemukan kelemahan yang masih harus diperbaiki.
“Dari 15 pemain, alhamdulillah hari ini 12 pemain bisa hadir. Jadi kita bisa melihat lebih dalam kondisi tim Minisoccer Lampung. Kelemahan tim juga bisa terlihat sehingga menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Elka yang akrab disapa Wan Elka.
Ia menegaskan, membangun tim yang kuat tidak cukup hanya dengan mengandalkan kualitas individu pemain. Konsistensi mengikuti program latihan menjadi faktor penting untuk menciptakan permainan yang solid dan kompak.
Karena itu, evaluasi terhadap kehadiran dan konsistensi pemain akan terus dilakukan. Tim diharapkan semakin menyatu seiring meningkatnya intensitas latihan dan bertambahnya laga uji coba.
“Kita mau membuat tim cabor Minisoccer Lampung ini menjadi kuat dan kompak. Karena target kita masuk ke final,” tegas Elka.
Target tersebut masih membutuhkan proses panjang. Dengan Porwanas 2027 yang dijadwalkan berlangsung April mendatang, tim masih memiliki waktu untuk membenahi kekurangan, meningkatkan kondisi fisik, mematangkan strategi dan menyatukan chemistry antarpemain.
Untuk menjaga ritme persiapan, latihan rutin digelar setiap Kamis di Lapangan Subanus Soccer Field, mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Setiap sesi latihan kini menjadi bagian dari perjalanan menuju Porwanas. Passing yang diasah, fisik yang diperkuat, strategi yang diuji serta pertandingan persahabatan yang dijalani menjadi fondasi untuk membentuk tim yang lebih siap menghadapi persaingan nasional.
Sebagai tuan rumah, Minisoccer PWI Lampung ingin meninggalkan kesan lebih dari sekadar peserta. Ambisi menembus final mulai dibangun dari lapangan latihan—satu latihan, satu uji coba dan satu evaluasi setiap pekannya.
Porwanas 2027 memang belum digelar. Namun bagi skuad Minisoccer PWI Lampung, persaingan menuju arena nasional sudah dimulai sejak peluit latihan pertama dibunyikan. (*).






