Kebakaran Hanguskan Satu Rumah, Warga Kecam Mobil Pemadam Tak Berfungsi Pihak Damkar Malah Bungkam

koraneditor.co, Lampung Barat

Musibah kebakaran kembali terjadi, kali ini rumah milik seorang warga, tepatnya di Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (10/4/2025). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini melalap habis rumah milik warga bernama Azwawi. Ironisnya, di tengah upaya penyelamatan, satu unit mobil pemadam kebakaran yang seharusnya menjadi ujung tombak penanggulangan malah rusak dan tidak bisa digunakan.

Warga sekitar, Anton, yang turut menyaksikan dan membantu saat kejadian menyampaikan kekecewaan mendalam atas kondisi armada pemadam kebakaran yang tidak layak pakai.

“Api cepat sekali membesar. Kami berusaha mengevakuasi barang-barang sebisa mungkin. Tapi saat situasi genting, satu mobil damkar malah rusak. Ini jelas kelalaian serius!” tegasnya dengan nada kesal.

Menurut Anton, kejadian ini menunjukkan lemahnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana, khususnya kebakaran yang bisa terjadi kapan saja. Ia menyebutkan bahwa kondisi armada pemadam kebakaran semestinya rutin dicek dan dipastikan siap digunakan, bukan baru ketahuan rusak ketika nyawa dan harta masyarakat terancam.

“Kami benar-benar kecewa. Pemerintah harus bertanggung jawab. Jangan tunggu korban jiwa baru sibuk perbaiki ini-itu,” tambahnya.

Satu unit Mobil Damkar yang tidak bisa dioperasikan saat kebakaran terjadi. (Foto, Anton/koraneditor.co)

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Heli Candra, menyatakan bahwa pihaknya menurunkan tiga unit armada untuk menjinakkan api. Namun, ketika ditanya soal armada yang rusak, hingga berita ini diturunkan, Heli belum memberikan keterangan apapun.

Sikap bungkam pihak Damkar ini semakin menambah kekecewaan warga. Mereka berharap insiden ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk tidak lagi abai terhadap keselamatan warganya. (Ton/Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *