Basarnas Perluas Area SAR di Perairan Kuala Penet Lampung Timur
LAMPUNG TIMUR — Hingga hari keempat pencarian, nasib Nurdin (46), nelayan yang dilaporkan jatuh ke laut dari KM Aldo Putra 02 di perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, belum diketahui. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung terus mengerahkan tim gabungan untuk menemukan korban sejak kejadian dilaporkan pada Jumat (9/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat kapal nelayan itu dalam perjalanan kembali menuju muara Kuala Penet usai melaut. Berdasarkan keterangan dua anak buah kapal, Ardi dan As, korban sempat terlihat membantu melipat alat tangkap. Namun, beberapa saat kemudian Nurdin tidak lagi berada di atas kapal dan diduga terjatuh ke laut tanpa diketahui secara pasti waktu kejadiannya.
Informasi orang jatuh ke laut diterima Kantor SAR Lampung dari pihak keluarga pada pukul 21.50 WIB di hari yang sama. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, segera mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni ke lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Pencarian dimulai sejak Sabtu (10/1) dengan melibatkan TNI AL, Polairud, nelayan setempat, serta keluarga korban. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), rubber boat, dan perahu nelayan. Area pencarian terus diperluas berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.
Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili Komandan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila, menyampaikan bahwa hingga Senin (12/1) korban belum ditemukan.
“Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap man overboard di perairan Kuala Penet Lampung Timur, namun korban belum juga ditemukan,” ujar Restu dalam laporan resminya.
Ia juga mengimbau nelayan yang melaut di sekitar lokasi kejadian agar turut membantu dengan melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.
“Kami mengimbau kepada para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi, apabila melihat tanda-tanda korban agar segera menghubungi petugas terkait,” pungkasnya.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan, sementara pihak keluarga korban masih berharap Nurdin dapat segera ditemukan. (***)






