345 Pramuka Saka Bhayangkara Turun ke Masyarakat, Gelar Bakti Sosial hingga Penghijauan
PRINGSEWU – Sebanyak 345 anggota Pramuka Saka Bhayangkara dari 15 kabupaten/kota se-Lampung mengikuti Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Daerah (Pertikarada) III Lampung yang dipusatkan di Lapangan Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29–31 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Pertikarada III secara resmi dibuka Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Lampung, Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu, Sabtu (30/5). Pembukaan berlangsung meriah ditandai dengan penabuhan kentongan dan penanaman pohon sebagai simbol dimulainya kegiatan sekaligus bentuk dukungan terhadap program penghijauan nasional.
Selain dihadiri ratusan peserta, pembukaan juga dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kajari Pringsewu, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka.
Tidak hanya berisi perlombaan dan keterampilan kepramukaan, Pertikarada III juga mengedepankan aksi sosial kemasyarakatan. Para peserta dijadwalkan mengikuti kerja bakti membersihkan fasilitas umum dan rumah ibadah, penghijauan, bakti kesehatan, donor darah, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunus Saputra mengatakan Pertikarada menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan sekadar lombanya, tetapi bagaimana adik-adik Saka Bhayangkara belajar hidup bersama, peduli terhadap lingkungan, dan mau terlibat membantu masyarakat. Nilai-nilai seperti ini yang ingin terus kita tumbuhkan,” ujar Yunus.
Menurutnya, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Mudah-mudahan setelah pulang dari sini mereka membawa semangat baru, menjadi contoh yang baik di sekolah maupun di tengah masyarakat, serta terus menebarkan hal-hal positif bagi lingkungan sekitarnya,” harapnya.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol A.F. Indra Napitupulu menegaskan Pertikarada merupakan wadah pembinaan generasi muda yang aktif, kreatif, produktif, dan inovatif.
“Kegiatan Pertikarada ini bersifat aktif, kreatif, produktif, dan inovatif dalam mewujudkan generasi muda yang disiplin, tangguh, berkarakter, serta siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Indra.
Ia menjelaskan berbagai kegiatan telah disiapkan selama pelaksanaan perkemahan, mulai dari pembersihan rumah ibadah, sekolah dan fasilitas umum, bakti kesehatan, donor darah, penghijauan, pentas seni budaya, hingga kegiatan olahraga.
Menurut Indra, Pertikarada juga menjadi bagian dari pembinaan anggota Pramuka melalui kerja sama Gerakan Pramuka dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Satuan Karya Bhayangkara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pertikarada sendiri telah menjadi agenda pembinaan kepemudaan di Lampung. Kegiatan pertama digelar pada 2019 di Kabupaten Lampung Timur, sedangkan Pertikarada II berlangsung pada 2022 di Kota Bandar Lampung.
Melalui Pertikarada III di Pringsewu, Polda Lampung berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin tahunan dalam mencetak generasi muda yang disiplin, berjiwa sosial, cinta lingkungan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*).






