KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Menyambut pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke-9 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang, digelar serangkaian kegiatan pendaftaran calon ketua baru sekaligus acara ngopi bareng bersama Muspida Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan yang bertema “Bersama Insan Pers, Kita Lestarikan Wisata dan Budaya Lampung” ini dilaksanakan di Wisata Cakat Raya, Selasa (01/6/2026).
Selain pendaftaran calon ketua, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diselenggarakan Konferensi Kerja PWI Kabupaten Tulang Bawang periode 2026–2029 yang bertempat di Aula Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tulang Bawang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah; PLT Ketua PWI Kabupaten Tulang Bawang, Lukmansyah; Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan; Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah; Kajari Tulang Bawang, Dennie Sagita; Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang, Alasan; Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Ferli Yuledi; serta perwakilan dari Kodim 0426 Tulang Bawang.
Hadir pula dua orang kandidat calon Ketua PWI Kabupaten Tulang Bawang periode 2026–2029, yakni Suhirmansyah dan Erwinsyah, beserta seluruh anggota PWI Kabupaten Tulang Bawang.
PLT Ketua PWI Tulang Bawang, Lukmansyah, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di Wisata Cakat Raya bukan tanpa alasan. Menurutnya, hal ini merupakan upaya untuk turut mengangkat kembali nilai adat, budaya, serta mempromosikan tempat wisata yang ada di daerah yang dikenal dengan sebutan Sai Bumi Nengah Nyappur tersebut.
“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan di Wisata Cakat Raya agar dapat mengangkat kembali adat, budaya, dan tempat wisata di daerah Sai Bumi Nengah Nyappur ini,” ujar Lukmansyah.
Dalam sambutannya, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, mengenang jasa tokoh pers Lampung, Martubimaki, yang dinilainya sebagai salah satu pejuang pers yang pengabdiannya akan selalu dikenang. Martubimaki tercatat sebagai satu-satunya Ketua PWI yang berhasil membawa Kongres dan Musyawarah Nasional PWI diselenggarakan di Provinsi Lampung pada tahun 1993, yang kala itu dibuka langsung oleh Presiden Soeharto.
“Semoga Konferkab ke-9 Tulang Bawang bisa berlangsung khidmat dan siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua bisa mengemban amanah serta bertanggung jawab dalam menjalankan organisasi,” harap Wirahadikusumah.
Sementara itu, Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Konferkab ke-9 PWI Tulang Bawang. Ia menilai PWI merupakan organisasi yang memiliki sejarah panjang dan cukup dewasa dalam berorganisasi di Indonesia, sehingga layak menjadi suri tauladan bagi wartawan maupun organisasi lainnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerahnya dalam menjamin kebebasan pers. Menurutnya, profesi wartawan tidak dapat dihambat dalam menjalankan tugasnya mencari informasi selama masih dalam koridor etika dan peraturan yang berlaku.
“Wartawan merupakan profesi yang tidak bisa dihambat dalam mencari informasi, jadi selama tugasnya dalam mengumpulkan informasi publik siapa pun tidak bisa menghambat tugasnya,” tegas Qudrotul.
Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan Konferkab ke-9 PWI Tulang Bawang tetap diselenggarakan di daerahnya. Hal ini dinilai dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Saya berharap Konferkab ke-9 PWI Tulang Bawang bisa tetap berlangsung di Kabupaten Tulang Bawang, karena dengan hadirnya tamu dari luar daerah bisa membantu pendapatan UMKM di Kabupaten Tulang Bawang,” pungkasnya. (tri)






