Basarnas Kerahkan Dua Tim SAR, Arus Deras Jadi Kendala Utama Pencarian Andre Saputra
LAMPUNG TIMUR – Upaya pencarian terhadap Andre Saputra (20), pemuda asal Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, yang diduga tenggelam di saluran Irigasi Batanghari, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, masih belum membuahkan hasil hingga hari kedua, Minggu (26/7).
Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian dengan mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) melalui jalur air dan darat. Namun derasnya arus irigasi menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
Peristiwa bermula pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.00 WIB ketika korban bersama rombongannya dalam perjalanan pulang menuju Kota Metro dari arah Sekampung. Diduga tidak menyadari adanya tikungan, korban kehilangan kendali sehingga sepeda motor yang dikendarainya terjatuh ke saluran irigasi berarus deras.
Laporan kejadian diterima Basarnas Lampung dari Polsek Batanghari pada pukul 23.46 WIB. Tim rescue segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIB untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya.
Pencarian pertama dilakukan hingga dini hari, namun belum menemukan hasil. Operasi kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan memperluas jangkauan pencarian.
Kepala Kantor Basarnas Lampung yang diwakili Dantim Rescuer Dedi Pranata mengatakan, strategi pencarian dibagi menjadi dua SRU agar area yang disisir lebih luas.
“Sejak menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan peralatan menuju lokasi. Hari ini pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU agar area pencarian dapat dijangkau lebih luas. Hingga sore hari korban masih belum ditemukan dan operasi akan kembali dilanjutkan esok pagi sesuai rencana operasi,” ujar Dedi.
SRU I melakukan penyisiran menggunakan perahu karet menyusuri aliran irigasi sejauh sekitar 7,2 kilometer. Sementara SRU II menyisir bantaran irigasi melalui jalur darat sejauh kurang lebih 4 kilometer.
Menurut Dedi, arus saluran irigasi yang cukup deras menjadi kendala utama sehingga seluruh personel harus bekerja dengan ekstra hati-hati demi keselamatan tim.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Lampung, Polsek Batanghari, Kodim dan Koramil Batanghari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, BPBD Kota Metro, Tagana, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Hingga Minggu (26/7) pukul 17.00 WIB, Andre Saputra masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan menghentikan sementara operasi pencarian dan menjadwalkan pencarian hari ketiga pada Senin (27/7) mulai pukul 07.00 WIB dengan harapan korban segera dapat ditemukan. (*).






