Jelang HUT RI ke-81, PLN Cetak Talenta Kendaraan Listrik dari Lampung

Bekali Siswa SMK dan Guru Kompetensi Konversi Motor Listrik, Siapkan SDM Unggul Dukung Transisi Energi Nasional

BANDAR LAMPUNG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang kendaraan listrik. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, perusahaan menggelar Pelatihan Konversi Motor Listrik bagi siswa dan guru SMK di SMKN 2 Bandar Lampung.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2026, diikuti 50 peserta dari empat SMK di Bandar Lampung serta perwakilan bengkel mitra. Program ini menjadi langkah nyata PLN membangun ekosistem kendaraan listrik sejak bangku pendidikan vokasi.

Selain memberikan materi dan praktik langsung konversi motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik, PLN juga menyerahkan empat unit sepeda motor Honda Beat beserta empat paket kit konversi kepada empat SMK sebagai media pembelajaran berkelanjutan.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widya Nugraha, menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM menjadi kunci keberhasilan transformasi energi nasional.

“PLN tidak hanya membangun infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir teknisi dan inovator muda yang siap mendukung transformasi energi sekaligus membuka peluang usaha baru di masa depan. Inilah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi,” ujar Rio.

Pelatihan disusun bersama akademisi Universitas Bandar Lampung dan dipandu instruktur dari Elders Garage. Peserta mempelajari teknologi dasar kendaraan listrik hingga praktik pemasangan controller, dinamo, dan komponen konversi motor listrik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang siswa, Dandi, mengaku memperoleh pengalaman baru yang belum pernah didapatkan di sekolah.

“Materi tentang konversi motor listrik sangat menambah pengetahuan saya. Sekarang kami bisa belajar langsung praktik controller sistem motor listrik hingga dinamo. Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan kami,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Guru SMK 2 Mei Bandar Lampung, Zain, yang menilai pelatihan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa menghadapi perkembangan industri otomotif berbasis listrik.

“Pelatihan ini memberikan ilmu yang sangat penting bagi peserta didik sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi kendaraan listrik. Harapan kami, PLN dapat terus menghadirkan pelatihan serupa agar semakin banyak guru dan siswa yang memperoleh manfaat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Bandar Lampung, Elders Garage, Bengkel KS Motrik, dan Bengkel Serayu Motor, PLN tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem kendaraan listrik melalui peningkatan kompetensi guru, siswa, dan teknisi bengkel.

Jelang HUT RI ke-81, program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN mencetak generasi muda yang siap menghadapi era energi bersih, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di sektor kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *