Daerah  

Rehab Tanggul Sungai Way Napal Terkesan Asal Jadi

 

Tanggamus- Warga Napal, Kecamatan Kelumbayan,Kabupaten Tanggamus mengeluhkan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) dalam hal pembangunan daerah. Hal ini terlihat dari pembangunan tanggul di Sungai Way Napal,Kelumbayan dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

“Banyak yang sudah retak diding tanggulnya pak,saya enggak tahu gimana mereka (kontraktor) membangunnya kok bangunan seumur jagung sudah begitu,” ujar Fatullah warga Napal,kemarin.

Diterangkan Fathullah,kondisi sungai Way Napal memang kerap meluap saat musim hujan datang. Dalam kondisi tertentu air sungai sering meluap hingga banhir,pasalnya kondisi tanggul yang ada sudah rusak parah.

Dengan adanya pembangunan tanggul yang dilakukan Pemkab Tanggamus, besar harapan Fathullah musim penghujan tahun 2021 aman dari banjir nampaknya sirna.

” Saya senang sekali Ibu Bupati Dewi sangat peduli dengan Pekon Napal dengan diperbaiki nya tanggul sungai Napal ini,tapi kalau membangunnya asal-asalan seperti ini lebih baik tidak usah pak,”cetusnya.

Saat ditanya soal pengawasan pembangunan dari dinas terkait,Fathullah mengaku tidak tahu. ” Enggak tahu pak,diawasi atau tidaknya pembangunan itu. Kalau diawasi masak membangunnya begitu.Kalau bangun rumah adukkan umumnya disini 1;6 (pasir 6 ember semen 1 ember) pasti untuk tanggul lebih bagus lagi bagaimana agar tahan diterpa air,” terangnya.

DDiketahui pemkab tanggamus melalui Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) mengelar kegiatan Rehabilitasi & Rekonstruksi Tanggul Pengaman Sungai Way Napal (Napal Kelumbayan) tahun anggaran 2020 sebesar Rp 3.739.000.000 miliar dari sumber dana APBD. Dari sumber LPSE Kabupaten Tanggamus diketahui bahwa kegiatan tersebut dimenangkan oleh PT.AYA PUJIANPRTAMA

  1. melal
  1. ui tender dengan massa kerja 120 hari yang berakhir Desember 2020.(irh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *