Daerah  

Hanan A Rozak Membuka Pelatihan Penggerak Pembangunan Pertanian Desa Mandiri di Tuba

EDITORONLINE.CO.ID, TULANGBAWANG – Anggota Komisi 4 DPR RI Ir. Hanan A. Rozak, MS membuka Pelatihan Penyuluhan Penggerak Pembangunan Pertanian Desa Mandiri di Hotel Leman, Banjar Agung, Tulangbawang, Sabtu ( 21/08/2021).
Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kampung dan Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) dari 25 Kampung yang berbasis persawahan di beberapa Kecamatan di Tulangbawang.
Menurut Hanan Rozak, salah satu alasan pelatihan ini dilaksanakan agar  Gapoktan maupun Kelompok Tani (Poktan) dan pemerintah kampung bersama – sama mensukseskan dan memaksimalkan berbagai program bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.
“Kepala Desa atau Kepala Kampung merupakan tokoh yang dipilih  secara demokratis dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin mereka. Demikian juga Gapoktan merupakan wadah berhimpunnya para petani di Desa. Sinergitas kedua unsur ini akan mempercepat pembangunan pertanian di masing-masing Kampung,” kata Hanan.
“Melalui pelatihan ini diharapkan Pemerintah Kampung dan Gapoktan merupakan unsur utama Penggerak Pembangunan Pertanian di Desa secara Mandiri,” lanjut Hanan.
Di tempat yang sama Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, DR. Abdul Roni Angkat, STP, MSi, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menghasilkan penggerak pembangunan pertanian desa  untuk mendukung terciptanya  petani yang maju, mandiri dan modern.
Selanjutnya,  dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Tulang Bawang, Ir. Nurmansyah, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Hanan A Rozak yang bantu membantu petani di Tulang Bawang.
“Dalam empat bulan terakhir, Bapak Hanan Rozak telah menyalurkan banyak sekali bantuan berupa Alsintan pra- tanam, pasca panen, hortikultura, peternakan dan kawasan bawang, cabai serta sayuran,” kata Nurman.
Selanjutnya menurut Kiyai  menyampaikan bahwa baru kali ini Anggota DPR RI yang rajin turun langsung bertemu dengan kelompok tani di kampung-kampung untuk menerima informasi dan aspirasi dari masyarakat. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *