Lampung Barat, Editoronline.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) lakukan audiensi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) terkait Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB) dan Zona Integritas (ZI) Kabupaten Lampung Barat.
Hadir dalam audiensi teraebut Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Agustanto Basmar, Kepala Bagian Organisasi Sekretaris Daerah (Setda) Lampung Barat Surahman, S.Pd., S.Ip., MM.
Lalu dari KEMENPAN-RB Hadir Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. selaku Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kamaruddin, Ak., M.Sc. selaku Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Hatni, SE. selaku Koordinator Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, ASDEP Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan. Audensi ini digelar di Kemenpan RB, Jakarta Selatan, Selasa (14/12).
Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus dalam kesempatan tersebut mengatakan, audiensi dilakukan menjadi bukti kuatnya keseriusan Kabupaten Lampung Barat demi pencapaian terbaik dalam penilaian SAKIP, RB dan ZI di tahun-tahun selanjutnya. Juga sebagai komitmen Kabupaten Lampung Barat dalam upaya-upaya perbaikan penerapan manajemen kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Melihat hasil penilaian SAKIP, RB dan ZI Kabupaten Lampung Barat sejak tahun 2017 hingga 2020 cenderung mengalami peningkatan nilai, walaupun belum menunjukan prestasi yang memuaskan. Hasil evaluasi SAKIP, RB dan ZI ini menjadi barometer bagi Lampung Barat untuk terus memperbaiki kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
“Kami senantiasa memberikan dorongan kepada seluruh perangkat daerah untuk serius dan sungguh-sungguh mengimplementasikan SAKIP dan RB ini, serta menciptakan suasana kerja yang bebas KKN,” ujar Parosil.
“Menjadikannya sebagai media untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah, agar program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Lambar dapat berjalan dengan gesit, efektif dan efisien sebagaimana tujuan dari misi ke-4 (empat) Bupati dan Wakil Bupati terpilih yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah dengan berorientasi pada pelayanan publik,” terusnya.
Lebih lanjut, Bupati Kopi itu juga menjelaskan jika, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah melakukan berbagai upaya dengan menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi tahun 2020 dan melakukan inovasi-inovasi.
“Inovasi-inovasi itu diantaranya mengintegrasi berbagai pelayanan perizinan, registrasi online kunjungan poliklinik, menciptakan perpustakaan daerah digital, pelayanan ambulance hebat, integrasi data kepegawaian digital dan pelayanan administrasi kependudukan online,” ungkap Bupati Kopi itu.
“Terakhir, harapan kami, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dapat terus berinovasi dengan gesit, memahami kebutuhan masyarakat, sehingga kebijakan-kebijakan yang akan diambil tepat sasaran. Outcome yang diharapkan adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah dengan berorientasi pada pelayanan publik,” pungkas dia. (Ade)






