Editoronline.co.id, Lampung Tengah Bupati-Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad memasuki satu tahun kepemimpinanya di Bumi Beguwai Jejamo Wawai.
Pasca dilantik 26 Februari 2021 lalu, Musa Ahmad bersama wakilnya Ardito Wijaya diuji dengan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru Indonesia termasuk Lampung Tengah. Perjalan satu tahun itu mendapat apresiasi dari Anggota DPRD setempat Fraksi NasDem, Yuniza Putra.
Menurut Yuniza dibawah kepemimpinan Musa-Dito Lampung Tengah semakin ‘Berjaya’.”Tidak mudah memimpin Kabupaten terluas seperti ini, terlebih pasca dilantik bupati dan wakil bupati sudah di uji dengan penangan covid-19. Dan hasilnya terbukti Lamteng dengan cepat masuk ke level kuning dalam kurun waktu beberapa bulan saja pada saat itu,”kata Yuniza Senin 7 Maret 2022.
Menurut Yuniza berbagai langkah dan upaya dilakukan pasangan ini untuk menekan laju penyebaran wabah virus tersebut.
Yakni dengan cara membuat Satgas Covid sampai ditingkat kampung, Satgas Percepatan dan Pengendalian Oksigen, Satgas Distribusi Bansos, dan Satgas Vaksin. Bupati mempercepat vaksinasi dengan cara membentuk pusat comando penanganan covid menggunakan aplikasi sistem yang terintegrasi dengan 9 rumah sakit, dan 39 puskesmas secara online.
Sementara untuk penanganan covid sendiri, Bupati Musa Ahamd, memberlakukan PPKM level I. Selanjutnya, vaksinasi dosis satu mencapai 79,8 persen, untuk usia dewasa sebanyak 91,77 persen, lansia dan anak-anak sebanyaj 60,84 persen. Vaksinasi dosis 2 berhasil mencapai 53,53 persen. Usia dewasa 38,99 persen, lansia dan anaka anak 14,45 persen. Untuk dosin 3 sebanyak 9.098 dosis dewasa dan 616 dosis lansia.
“Selain torehan diatas, capaian yang luar biasa juga dihasilkan di kepemimpinan Musa-Dito, diantaranya, pembangunan jalan rigid beton sepanjang 18,5 kilo meter yang mejadi penghubung transportasi di tiga Kecamatan yakni Pubian- Sendang Agung-Kalirejo, dan jalan Bandarjaya-Seputih Agung sepanjang 12 kilo meter. Ini menurut saya hal ini membutikana Lampung Tengah semakin Berjaya,”Kata Yuniza.
Selain itu, ada Program Bunga Kampung yang mendapat penghargaan dari Muri (Musium Rekor) Indonesia sebagai program jemput bola pelayanan publik terbanyak. “Dalam bidang pendidikan pasagan ini menyediakan bus sekolah, menyiapkan lahan untuk Kampus UNILA, serta menyelenggarakan Diklat Anti Korupsi untuk siswa SMA Negeri dan swasta,”ucapnya.
Disektor pertanian saat ini mengalami peningkatan produksi padi pada tahun 2021 mencapai 652.787 ton. “Kita mengalami surplus sebesar 53.676 ton dari tahun 2020 dan menjadikanLampung Tengah sebagai penyumbang padi terbesar Provinsi Lampung yakini 22, 61 persen dari total padi di Lampung,”pungkasnya. (Sansurya)






