Dinas P3AP2KB Pringsewu, Gelar Pelatihan Penyusunan GAB dan GBS

Pringsewu, Koraneditor.id – Dalam upaya mengurangi kesenjangan perempuan dan laki-laki dalam memperoleh akses, kesempatan, partisipasi, kontrol dan mendapatkan manfaat atas kebijakan, program dan hasil pembangunan secara adil dan merata serta untuk melakukan analisis gender melalui Gender Budget Statement (GBS) dan Gender Analysis Pathway (GAP), Dinas P3AP2KB Pringsewu melakukan pelatihan penyusunan GAP dan GBS yang dilaksanakan di Hotel Regency Gadingrejo Selas (21/3/2023).

Dalam sambutannya Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang Syamsir Kasir mengatakan, Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi salah satu dimensi integral dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan yang dilakukan secara berkesinambungan.“Isu gender adalah isu yang membahas tentang perbedaan peran, status, tanggung jawab dan fungsi laki-laki dan perempuan yang merupakan konstruksi sosial bukan didasarkan pada perbedaan biologisnya. Oleh karena itu hendaknya kita tidak salah kaprah dalam memahami tentang kesetaraan gender,” katanya.

Pengintegrasian Gender dalam Program Pembangunan antara lain bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di berbagai bidang pembangunan di daerah mewujudkan sistem politik yang demokratis, pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat yang partisipatif.“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman para Focal Point Perangkat Daerah terhadap penyusunan GAP dan GBS untuk dijadikan acuan dalam proses perencanaan dan penganggaran program kegiatan yang responsif gender di Pringsewu. Sehingga diharapkan terjadi peningkatan Anggaran yang Responsif Gender (ARG) setiap tahunnya yang dapat memberi manfaat yang adil bagi kesejahteraan perempuan dan laki-laki serta seluruh lapisan masyarakat di Pringsewu,” ujarnya.

Adapun tujuan dilaksanakanya kegiatan ini, imbuh Syamsir, untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi terhadap perencanaan dan penganggaran program kegiatan yang responsif gender melalui metode Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS).”Dan kepada seluruh peserta yang melakukan pelatiha agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tersusun analisa anggaran yang responsif Gender di OPD masing-masing, demi mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender diberbagai sektor pembangunan demi tercapainya kabupaten Pringsewu yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas P3AP2KB Nang Abidin Hasan, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Pringsewu, Narasumber dari Dinas PPA Provinsi Lampung yang mewakili, dan para Peserta Pelatihan.(top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *