Koraneditor.id, Pringsewu – Jika ada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang tidak bisa membantu menyelesaikan persoalan khususnya para petani, maka jangan dipilih lagi jika ditahun mendatang akan mencalonkan diri lagi sebagai wakil rakyat.
Demikian dikatakan oleh Sudin S.E Ketua Komisi IV DPR RI saat menjawab keluh kesah para petani di Pringsewu saat menghadiri bimbingan teknis (Bimtek) dengan Kementan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) yang dilaksanakan di Gedung PCNU kecamatan Pagelaran Pringsewu Lampung Kamis (13/4/2023).
Menurutnya, sebagai wakilnya rakyat harus tanggap apabila ada aduan oleh rakayat khususnya para petani. Dan menjadi wakil rakyat itu harus mampu memilah mana kepentingan rakyat dan mana yang bukan.”Menjadi wakil rakyat itu harus bisa memisahkan kepentingannya. Dan jika ada wakil rakyat yang seperti itu, maka jika dia akan mencalonkan diri lagi tidak usah dipilih,” katanya.
Sudin menegaskan, kebijakan-kebijakan para wakil rakyat harus benar-benar berpihak kepada rakyat kalau bisa kita melibatkan masyarakat dalam aktivitas perekonomian. Karena, masyarakat khususnya para petani ikut serta dalam berkontribusi terhadap kemajuan perekonomian nasional.”Dalam hal ini perlu adanya konsistensi pemerintah dalam menerapkan kebijakan-kebijakan ekonomi untuk membangun kesejahteraan masyarakat khusus petani. Karena, kemajuan negara ini tidak luput dari petani yang ikut serta dalam menyumbangkan swasembeda pangannya,” ujarnya.
Lebihlanjut Sudin menambahkan, kebijakan pangan di Indonesia harus benar-benar dibuat untuk berpihak kepada petani dan rakyat kecil. Hal demikian penting dilakukan agar keadilan bisa merata. Bila ketidakadilan terjadi maka rakyat akan susah untuk diajak bicara.”Permasalahan ekonomi salah satunya tidak terlepas dari masalah ketimpangan dan kemiskinan, oleh karena itu perlu adanya suatu kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat. Salah satunya, adalah pembangunan pada sektor kebutuhan akan pangan khususnya para petani yang ikut serta menyumbangkan swasembeda pangannya,” pungkasnya. (top)






