Bandarlampung – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Parekraf) Provinsi Lampung menargetkan sebanyak 17 juta wisatawan bakal kunjungi Sai Bumi Ruwa Jurai pada tahun 2024.
Kepala Dinas Parekraf Provinsi Lampung, Bobby Irawan mengaku optimis target tersebut bisa tercapai mengingat tren kenaikan kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung yang terus naik setiap tahun pasca Pandemi covid-19.
“Untuk tahun 2024 ini saya berkeyakinan bakal ada 16 sampai 17 juta wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Lampung. Yah, meskipun ada pergeseran harap dimaklumi karena tahun ini adalah tahun politik,” ujarnya, Senin (8/1).
Selain itu, kata dia, telah dibukanya jalur penerbangan Lampung-Bali serta Lampung-Yogyakarta diyakini bakal mendongkrak kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung.
“Kalau Lampung-Bali ini masih Virgin, artinya sebelum covid ini juga belum ada, dan sekarang sudah dibuka,” kata dia.
Menurutnya, rute penerbangan Lampung-Bali ini sangat penting. Karena, kata dia, Bali adalah parameternya pariwisata di Indonesia.
“Ibarat permainan bola, kita langsung menyerang jantung pertahanannya. Dan harapannya dengan kerja sama antar daerah yang sudah kita awali dan intens dilakukan, dan dapat menjual paket wisata Lampung-Bali sehingga meningkatkan wisatawan ke Lampung juga,” kata dia.
Dirinya juga berharap dukungan dari DPD RI untuk mendorong pemerintah pusat agar menetapkan Provinsi Lampung menjadi destinasi wisata prioritas. Karena, kata dia, dengan ditetapkannya Lampung sebagai destinasi prioritas dapat mendongkrak juga kunjungan wisatawan ke Lampung.
Menurutnya, Lampung cukup beralasan untuk ditetapkan menjadi destinasi wisata prioritas. Karena, kata dia, Lampung memiliki beragam destinasi wisata dan telah diakui, baik secara nasional maupun dunia.
“Artinya ini sangat layak dijual dan pasti banyak peminatnya. Contohnya, di Pesisir Barat, kita punya laut yang ombaknya sudah kelas surfing dunia. Di daerah pesisir lainnya kita juga banyak pantai dan gunung yang sudah banyak diketahui turis-turis mancanegara,” kata dia.
Dari beragam destinasi tersebut, Bobby mengatakan, kunjungan wisatawan ke Lampung terus mengalami peningkatan pasca Pandemi covid-19. Dan terbanyak adalah wisatawan dari Sumatera Selatan, Jakarta dan sekitarnya, Banten, serta Bogor.
“Di 2019 terakhir itu ada 2,5 juta wisatawan, kemudian 2020 itu hanya sekitar 2 jutaan. Di 2021 masih covid 2,9 juta. Nah yang terakhir itu tahun 2022 kemarin sudah 4,5 juta. Berdasarkan hal itu pada saat kita menyusun perencanaan, di Tahun 2023 target kita hanya 5,5 juta, tapi faktanya ini sampai jalur September kemarin berdasarkan data resmi dari BPS dan kementerian pariwisata itu ada 10,26,” bebernya.
Berdasarkan data tersebut, dirinya berkeyakinan pada tahun 2024 bakal ada 17 juta wisatawan ke Lampung. “Saya sanga yakin apalagi Lampung nanti telah ditetapkan sebagai destinasi wisata prioritas,” pungkasnya. (*).






