Mesuji– Maraknya pedagang menu berbuka puasa(Takjil-red) yang menjamur di di setiap Bulan suci Ramadhan tidak terkecuali Ramadhan tahun ini, sepertinya menyita perhatian Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Mesuji.
Kepada Wartawan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandarsah mengatakan,Campur tangan Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji ini dengan memeriksa sample makanan untuk memastikan jajanan yang di ditawarkan pedangang sebagai menu berbuka puasa kepada masyarakat tersebut sehat dan tidak mengandung zat kimia berbahaya untuk di kosumsi.
“langkah pemeriksaan ini adalah untuk menjamin kesehatan, kebersihan makanan dan minuman serta memastikan bahwa takjil tersebut tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin, pewarna kuning yang berlebihan, pewarna merah yang berlebihan dan borak yg membahayakan kesehatan masyarakat,”terang Kusnandar,jumat(23/03/24).
Namun dari hasil pemeriksaan tersebut Dinas kesehatan tidak mendapati jajanan yang di jual pedagang mengandung bahan berbahaya untuk di kosumsi masyarakat.
“Alhamdulillah pemeriksaan hari ini masih negatif, makanan dan minuman yg di jajakan bersih, sehat, higienis dan tidak mengandung bahan-bahan berbahaya,”terang Kusnandar.
Masih menurut Kusnandar,Pemantauan dan pemeriksaan yang sama juga akan di lakikan ini diseluruh kecamatan yang ada dikabupaten mesuji, untuk memastikan dan menjamin kesehatan masyarakat.
Turut mensampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji dalam memantauan dan pemeriksaan jajanan takjil di Desa Adi Luhur,Kecamatan Pancajaya ini antara lain, Kepala Bidang Kesehatan masyarakat, Mulyadi, S.Kep, Kepala Puskesmas Adiluhur, Hepy Nisesa, S.ST,.(apr)






