Diduga Karena Sakit, Buruh Tani di Banyumas Ditemukan Tewas dan Sudah Membusuk

Koraneditor.co, Pringsewu – Diduga karena sakit seorang buruh tani di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, ditemukan tewas membusuk di sebuah gubuk di areal perkebunan Pekon Banjarejo, RT 001 RW 004.

Menurut keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh Bunari (54), warga setempat pada Rabu (10/7/2024), bermaksud memberitahu korban bahwa ayam peliharaan korban telah merusak tanamannya. Ketika tiba di gubuk tempat korban tinggal, saksi mencium bau tidak sedap dan memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban. Saksi kemudian masuk ke dalam gubuk untuk mencari korban.”Korban diketahui bernama Muhamad Budi Utomo, yang sudah lebih dari setahun tinggal menumpang di gubuk berukuran 2×2 meter milik Paryanto di areal perkebunan yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari pemukiman penduduk,” kata Kapolsek Sukoharjo, Iptu Riyadi mewakili Kapolres Pringsewu Kamis (11/7/2024).

Mencari asal sumber bau tersebut, lanjut Kapolsek, saksi membuka pintu gubuk korban dan alangkah terkejutnya saksi melihat korban sudah tak bernyawa dengan terbaring di tempat tidur dalam kondisi membengkak, menghitam, dan dipenuhi belatung.” Mengetahui hal itu, saksi langsung berlari ke perkampungan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar, dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat pekon dan kepolisian,” ujarnya.

Lebihlanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Karena hasil pemeriksaan tim medis ditubuh korban tidak ada bekas kekerasan melainkan kematian korban murni  karena sakit.”Dari hasil pemeriksaan tim medis korban korban sudah tidak bernyawa diperkirakan sejak 4-5 hari yang lalu,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan imbuh Kapolsek, korban dikenal warga suka hidup menyendiri dan jarang berbaur dengan warga sekitar. Menurut warga sekitar, korban aslinya berasal dari Kecamatan Kedodong, Kabupaten Pesawaran, yang sering berpindah-pindah tempat dan menumpang di gubuk atau kebun milik warga.”Saat ini jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk dilakukan pemeriksaan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarganya yang berasal dari Kecamatan Kedodong,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *