Koraneditor.co, Pringsewu – Diduga mengalami kelelehan, seorang petugas satuan pengamanan (SATPAM) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi pertokoan tempat SATPAM tersebut bekerja di Kelurahan Pringsewu Utara, Pringsewu Sabtu (20/7/2024).
Korban pertama kali ditemukan oleh Yosan (26), seorang karyawan toko tempat korban bekerja sekitar pukul 08.30 WIB. Yosan merasa curiga karena korban tidak keluar dari kamar mandi sejak satu jam sebelumnya. Setelah memeriksa melalui lubang pintu kamar mandi, Yosan melihat korban sudah tergeletak terlentang di dalam kamar mandi.
Mengetahui hal tersebut, Yosan bersama karyawan toko lainnya mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri. Maka para saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pringsewu Kota. Kemudian pihak kepolisian bersama Tim Inavis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari RS Mitra Husada langsung turun ke TKP setelah menerima laporan warga tersebut. “Saat petugas datang, posisi korban masih tergeletak di dalam kamar mandi dengan pakaian dinas lengkap dan diduga sudah meninggal dunia. Namun, untuk memastikannya, korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada, dan di sana tenaga medis memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Pringsewu Kompol Rohmadi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya.
Kapolsek menyebut pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban. Namun, ia menduga kematian korban tidak melibatkan unsur tindak pidana, melainkan karena sakit atau kelelahan setelah melaksanakan piket semalaman. Dugaan ini diperkuat dengan hasil olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi dan tenaga medis, yang tidak menemukan luka atau tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.”Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, korban diketahui bernama Heru Sapto Aji (47), warga Dusun Wonokriyo, Pekon Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu. Heru telah bekerja sebagai Satpam di PT Catur Sentosa Adi Prima, sebuah perusahaan distributor kebutuhan rumah tangga, selama empat tahun terakhir.”Pihak kepolisian telah berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk proses penyerahan jenazah korban untuk segera dilakukan pemakaman,” pungkasnya.






