Daerah  

Audensi Dengan Polres, PWI Pringsewu Jalin Kerjasama Tentang Keterbukaan Informasi

Koraneditor.co, Pringsewu – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Pringsewu, beraudensi dengan Polres Pringsewu untuk menjalin kerjasama dan sinergitas dalam keterbukaan informasi yang kredibel dan akuntabel.

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan Mapolres setempat Senin (18/11/2024), dihadiri oleh seluruh pengurus dan jajaran PWI kabupaten Pringsewu.

Ketua PWI Pringsewu Joko Sulistiyo mengatakan, PWI sebagai organisasi yang menaungi wartawan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan objektif kepada masyarakat.”PWI siap membantu memverifikasi serta menyebarluaskan informasi yang berasal dari Polres Pringsewu dengan prinsip-prinsip dan akidah jurnalistik yang beretika,” katanya.

Menurutnya, PWI Pringsewu terus berbagai upaya untuk melakukan pembenahan dengan peningkatan kapasitas wartawan seperti mewajibkan anggota PWI untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta mengikuti Diklat Jurnalis.”Dan saat ini anggota PWI Pringsewu yang sudah lulus UKW ada 22 orang, beberapa anggota lainnya masih dalam proses dan mereka sudah mengikuti diklat Jurnalis sebagai dasar persyaratan untuk  bisa mengikuti UKW,” ujarnya.

Selain itu juga lanjut Sulis, PWI Pringsewu sudah sering kali melakukan Sosialisasi  UU Pers No. 40 Tahun 1999 Tentang  Pers dan Kode Etik Jurnalis serta pelatihan dasar jurnalis di sejumlah sekolah dan kampus dengan menggandeng Polri dan Kejaksaan.”Kedepan PWI Pringsewu akan roadshow kembali dengan mengagendakan sosialisasi terhadap kepala pekon yang ada di Kabupaten Pringsewu. Dan PWI juga siap diskusi membahas isu pembangunan dengan seluruh mitra kerja yang di kemas dalam ‘Bincang Jumat’ di Sekretariat PWI,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Pringsewu AKBP. M. Yunus Saputra mengatakan, bahwa peran Polri dan media sangat strategis dalam membangun kepercayaan publik, ubtuk melawan berita-berita hoaks, dan memperkuat literasi hukum di masyarakat dengan melakukan berbagai edukasi. Mengingat, belakangan terkahir ini dinamika informasi di media sosial sering kali menjadi kendala utama baik itu bagi Polri maupun bagi wartawan itu sendiri.”Di era digitalisasi yang penuh dengan tantangan ini, keterbukaan informasi dan sinergitas antara media dan Polri menjadi kunci dalam menyebar luaskan informasi yang berimbang kepada masyarakat,” katanya.

Dan untuk memperkuat sinergitas tersebut lanjut Kapolres, siap melakukan pelatihan bersama yang melibatkan antara wartawan dan personel Polri untuk meningkatkan pemahaman tentang hukum jurnalistik, dan membentuk tim komunikasi bersama  untuk menangani isu-isu strategis.”Polri sebagai institusi penegak hukum membutuhkan dukungan media untuk menyampaikan kebijakan dan informasi terkait keamanan dan ketertiban. Dan kolaborasi antara keduanya sangat dibutuhkan untuk mendukung transparansi informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi hukum kepada masyarakat luas,” paparnya.

Menyikapi terkait adanya pro dan kontra dikalangan jurnalis tentang imbauan yang beredar dikalangan jurnalis baru-baru ini, Kapolres menyampaikan hal itu adalah sebuah dinamika di dunia jurnalis. Karena, imbuaan tersebut saya lakukan untuk memperbaiki citra wartawan yang telah cidrai oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi semata.”Tujuan saya adalah untuk menguatkan dan mengembalikan marwah wartawan di Kabupaten Pringsewu, saya mendorong rekan-rekan wartawan supaya melengkapi legal formal dengan demikian hak penuhnya akan melekat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *