Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menggelar upacara paripurna bulanan sekaligus memperingati Hari Bela Negara dan Hari Ibu Tahun 2024 di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, pada Selasa (17/12/2024). Upacara ini dihadiri oleh berbagai jajaran pemerintahan, termasuk Pj. Sekda Drs. Jon Edwar, M.Pd., para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari masing-masing OPD.
Wakapolres Pesisir Barat, Kompol. Slamet Raharjo, S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara, dengan Ipda Suryana sebagai komandan upacara. Dalam sambutannya, Wakapolres mengajak semua pihak untuk terus berbenah diri, terutama dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja dan pelayanan publik agar lebih responsif, efisien, dan memuaskan bagi masyarakat.
“Semangat bela negara harus dimiliki oleh setiap warga negara. Kita harus mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dengan membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” ujar Slamet Raharjo. Ia menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, namun juga tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Kontribusi setiap individu, baik sebagai pelajar, tenaga kesehatan, petani, nelayan, maupun pelaku usaha, adalah bentuk bela negara yang dapat dilakukan dengan cara masing-masing.
Tema peringatan Hari Bela Negara tahun ini, “Bersama Bela Negara, Kita Wujudkan Bangsa Tangguh dan Berdaya Saing”, mengingatkan kita bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, teknologi, dan persaingan ekonomi, Wakapolres mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan persatuan dalam membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing.
Selain itu, dalam rangka peringatan Hari Ibu, Wakapolres juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai kunci kemajuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa tema Hari Ibu ke-96, “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, menggambarkan peran besar perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. “Kaum ibu adalah pendidik pertama bagi generasi penerus. Perempuan yang berdaya akan menjadi agen perubahan di semua aspek kehidupan,” tegasnya.
Pemkab Pesisir Barat juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan perempuan di wilayah tersebut, mulai dari ibu rumah tangga, pemimpin komunitas, hingga pelaku UMKM dan profesional di berbagai bidang. Namun, Wakapolres mengingatkan bahwa masih banyak perempuan yang menghadapi tantangan seperti kesenjangan akses, kekerasan, dan diskriminasi. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya terus memperjuangkan kesetaraan gender, menciptakan lingkungan yang aman, serta memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang.
“Hari Ibu adalah momen refleksi dan penghormatan. Mari kita hormati ibu-ibu kita dengan tindakan nyata yang mendukung peran mereka, baik di keluarga maupun masyarakat,” ujar Wakapolres. Ia mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan menjaga ibu sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai luhur bangsa.
Peringatan Hari Bela Negara dan Hari Ibu ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendorong pemberdayaan perempuan demi kemajuan Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.(Niel)






