Bandarlampung – Kebutuhan Alat Perlindungan Diri (APD) di seluruh rumah sakit di Provinsi Lampung yang menjadi rujukan penanganan Covid-19 atau virus corona masih kurang. Meskipun, Pemerintah Provinsi Lampung telah mendapat bantuan APD dari pemerintah pusat.
Seperti halnya di Lampung Tengah. Kekurangan APD ditemukan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Demang Sepulau Raya (DSR) Lampung Tengah, Puskesmas Bandarjaya, dan Rumah Sakit Yukum Medical Center. Hal itu diketahui setelah sejumlah Anggota DPRD Lampung dapil setempat melakukan peninjauan di tiga tempat tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra, I Made Suarjaya usai meninjau lokasi Rumah Sakit Daerah (RSD) Demang Sepulau Raya (DSR) Lampung Tengah, Puskesmas Bandarjaya, dan Rumah Sakit Yukum Medical Center.
“Hari ini saya, ada Musa Ahmad (Golkar), Jauharoh (PKB), dr. Asih (Nasdem) tinjau lokasi RSD DSR Lamteng, Puskesmas Bandarjaya, RS Yukum Medical Center. Kondisi yang kami dapatkan adalah minimnya APD bahkan para medis hanya mengandalkan jas hujan yang biasa dapat dibeli di minimarket-minimarket,” terangnya.
Lanjutnya, dirinya mengaku prihatin atas kondisi tersebut. “Sebagai pejuang garis terdepan, kondisi ini membuat kita prihatin terhadap mereka sangat rentan tertular bilamana ada pasien Covid-19,” ungkapnya.
Untuk itu, dirinya mengaku setuju dengan langkah Gubernur Arinal yang menganggarkan Rp. 246 miliar untuk penanganan Covid-19. Asal, anggaran yang ada perlu dipastikan untuk mampu mengcover kebutuhan APD.
“Ini tidak tentang urusan anggaran. Saya kira akan tetapi keselamatan dokter, paramedis, masyarakat yang paling utama sehingga berapa saja kebutuhan anggaran yang diperlukan sangat perlu untuk disupport,” pungkasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang telah diterima dari Gugus Tugas Pencegahan Corona Pusat sehari sebelumnya (26/03) yang dikirim dan ditangani langsung oleh Komandan Korem 043/Garuda Hitam.
Penyerahan Rapid Test dan APD kepada Kabupaten/Kota ini disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, sejumlah Kepala OPD dan tamu undangan lainnya. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diantaranya kepada:
1. RS Bhayangkara
2. Poliklinik Lanud
3. RS DKT
4. Poliklinik Lanal
5. Poliklinik Brigif
6. RS Imanuel
7. RS Umum Daerah Menggala
8. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan
9. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus
10. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara
Adapun bantuan yang diberikan berupa Masker N.95 berjumlah 50.000 buah, Cover All Suit berjumlah 2.200 buah, APD Lengkap berjumlah 20 Unit, Masker Bedah berjumlah 5000 buah, dan APD Tidak Lengkap 50 Unit. (*)






