Lampung Barat – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Lampung Barat (Lambar) bersiap diri hadapi tantangan marketing setelah adanya Coronavirus Deases 2019 (Covid-19).
Menjawab tantangan tersebut, UMKM Lambar jalani Pelatihan Digital Marketing yang dilakukan secara online, di UPTD Badan Pendidikan dan Pelatihan Operasi (Badiklatkop) dan UMKM pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lambar yang dimulai dari tanggal 2 hingga 5 Juni 2020.
Peserta pelatihan merupakan pelaku UMKM di Lambar yang terdiri dari pengusaha kopi, madu, kerajinan tangan dan jahe merah yang diwakili dari beberapa Kecamatan.
Salah satu peserta pelatihan, Rahmad (40) dari Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau, mengatakan beberapa strategi penjualan produk yang dapat diterapkan ditengah pandemi Covid-19.
“Strategi-strategi pemasaran secara online, seperti berjualan di sosial media, melalui Facebook, Twiter, Instagram, WhatsApp, dan Youtube. Ditengah pandemi Covid-19 ini kita belum leluasa keluar, maka memanfaatkan sosial media untuk penjualan produk,” ujar Rahmad, Rabu (3/6/2020).
Selain memperluas jaringan, Rahmad mengungkapkan, penjualan melalui strategi marketing (daring) sangat efektif untuk dilakukan dari rumah.
“Supaya produk-produk kita lebih dikenal secara luas, serta pemasarannya tidak terkendala oleh maraknya Covid-19, diharapkan warga bisa berjualan dari rumah,” ungkap pengusaha kopi itu.
“Nantinya hasil dari pelatihan tersebut akan kita terapkan kepada pengusaha UMK-UMK yang ada dipekon-pekon,” lanjut dia.
Pun demikian, peserta lainnya yang merupakan pengusaha kerajinan tangan, Vivin (37) dari pekon Wates, Kecamatan Balik Bukit mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 ini, usaha-usaha bisa lebih lancar dan lebih baik jika marketing atau penjualan dilakukan melalui sosial media.
“Jika sebelumnya penjualan terkendala Covid-19, dengan adanya strategi ini akan sangat memudahkan untuk pengusaha UMKM yang ada di Lampung Barat khususnya,” ucapnya singkat.
Pelatihan Digital Marketing yang dilakukan secara online tersebut difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung melalui Program Peningkatan Kualitas SDM koperasi dan UMKM. (Ade Irawan)






