Daerah  

Penuhi Asupan Gizi Balita, Puskesmas Tuba I Siap Lakukan BMW Ceting Terpadu

EDITORONLINE.CO.ID, TULANGBAWANG – Puskesmas Tulangbawang I, Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, siap untuk melaksanakan Program Bergerak Melayani Warga (BMW) Cegah Stunting (Ceting) Terpadu.

Kepala Puskesmas Tulangbawang I, Hi. Arnan Jaya, menerangkan, Program BMW Ceting Terpadu akan mulai dilaksanakan maksimal dengan menggerakkan seluruh petugas kesehatan sesuai dengan tingkat kemampuan.

“Puskesmas Tulangbawang I akan melaksanakan kegiatan Gerbeg Stunting kembali, kegiatannya berbarengan dengan kegiatan bulan vitamin A yang dilaksanakan pada bulan Agustus ini. Program BMW Ceting Terpadu ini akan dilaksanakan di semua wilayah di Kecamatan Banjaragung,” terang Arnan Jaya, Kamis (06/08/2020).

Arnan menambahkan, adapun sasaran dari kegiatan tersebut adalah seluruh balita umur 0 sampai 59 bulan. Semua Balita akan dilakukan pengukuran berat badan dan panjang badan.

“Untuk bayi umur 6 sampai 12 bulan akan diberikan kapsul vitamin A yang berwarna biru. Sedangkan umur 1 sampai 5 tahun akan diberikan kapsul vitamin A yang bewarna merah,” jelasnya.

Menurut Arnan, data hasil pengukuran berat badan dan panjang badan akan dimasukkan ke dalam sistem aplikasi online Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

“Sehingga perkembangan dan bertumbuhan, serta pemenuhan gizi Balita khususnya di wilayah Puskesmas Tuba I dapat terpantau secara nasional melalui e-PPGBM,” jelas Arnan.

Arnan menjelaskan, dengan aplikasi ini,  kebutuhan intervensi dalam penguatan surveilans gizi melalui kegiatan pemantauan status gizi (PSG) dapat dilakukan by name by address.

Melalui e-PPGBM itu, sambung Arnan, petugas kesehatan akan lebih mudah dalam mengamati permasalahan gizi untuk selanjutnya mengambil keputusan terhadap dan tindakan apa yang akan dilakukan, baik secara komunitas maupun individu.

“Semoga program ini berjalan baik dan lancar, sehingga bisa menurunkan angka stunting di Kecamatan Banjaragung pada khususnya dan Kabupaten Tulangbawang pada umumnya,” harapnya. (tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *