Bandarlampung – Apa sumbangsih kalian terhadap bangsa dan negara ini? Masa hanya demo saja,” kata Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.
Pernyataan ini dikeluarkan akibat makin masifnya aksi penolakan terhadap Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang berlangsung di banyak daerah.
Pernyataan Megawati terlontar saat ia melakukan peresmian Kantor PDIP secara virtual, Rabu (28/10/2020).
yang disebut sebagai generasi milenia oleh mantan Presiden RI ke- 5 Mega Wati Soekarno Putri yaitu mereka yang masuk ke dalam kelompok generasi Y, yaitu dengan rentang usia antara 26 hingga 39 tahun. Mereka adalah kelompok masyarakat yang lahir pada rentang tahun 1981 hingga 1994.
Megawati menyindir mahasiswa yang kerap melakukan demonstrasi mengkritik kebijakan pemerintah, terbaru soal Undang-Undang Cipta Kerja. Megawati juga menyoroti rusaknya sejumlah fasilitas umum tatkala terdapat aksi mahasiswa.
Ketua DPC GMNI Bandar Lampung, Ichwan Aulia menyoroti Ucapan mantan Presiden RI Ke-5 tersebut, toh kalau ada yang melakukan perusakan umum tinggal di usut ke pihak berwajib kan negara kita negara hukum, seharusnya Sebagai tokoh publik Megawati Soekarno Putri tidak pantas mengeluarkan setetmen tersebut yang memancing kegaduhan kembali kaum milenial, Megawati lupa bahwa presiden Jokowi juga menggunakan staf khusus milenial jika begitu statmen Bu Mega juga menyindir apa sumbangsi staf khusus milenial untuk bangsa ini.
Sebagai pemimpin organisasi kepemudaan, Ichwan Aulia melihat banyak generasi milenial yang sudah berkontribusi untuk negara. Contohnya GMNI terus berkontribusi untuk mencetak Kader yang militan untuk pemimpin masa depan bangsa ini, dan masih banyak lagi organisasi kepemudaan yang telah berhasil mencetak pemimpin-pemimpin untuk bangsa ini. (*)






