KPU Lampung Gelar FGD Pendidikan Pemilih Bareng Insan Pers

Bandarlampung – KPU Provinsi Lampung menggelar Forum Gruop Discusions (FGD) Pendidikan Pemilih bareng sejumlah media di Rumah Makan Pindang Uwo, Selasa (10/11). FGD mengangkat tema Peningkatan partisipasi pemilih melalui media cetak dan elektronik pada pemilihan serentak 2020 di Provinsi Lampung.

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami berharap partisipasi insan pers dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Bukan hanya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Lebih dari dari itu, insan pers juga diharapkan secara masif melakukan upaya pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” ujarnya mengawali diskusi dan didampingi Komisioner lainnya, M. Tio Aliansyah dan Antonoyis Cahyalana.

Upaya itu, lanjutnya, diantaranya dengan memasifkan pemberitaan mendidik, misalnya mengkampanyekan protokol kesehatan atau 3M: mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengenakan masker.

“Dalam Pilkada 2020 kami mohon dukungannya untuk memberikan pemberitaan yang berimbang dan mendidik,” harapnya.

Melalui pemberitaan yang mendidik, diharapkan partisipasi pemilih bisa meningkat. Meski Pilkada digelar di tengah pandemi.

“Ini tugas kita bersama, meyakinkan pemilih bahwa Pilkada ini aman. Dengan catatan, mengedepankan penerapan protokoler kesehatan (prokes),” jelasnya.

Tanpa insan pers, kata Erwan, informasi apa pun akan sulit untuk sampai ke masyarakat. Termasuk soal kampanye prokes, penerapan 3M dalam setiap tahapan Pilkada.

“Sosialisasi prokes itu bukan cuma untuk penyelenggara atau masyarakat, tapi juga untuk pihak terkait. Didalamnya ada temen teman media juga, maka sebagai pilar keempat demokrasi kami mengajak rekan-rekan bersama-sama mensukseskan Pilkada dan mencegah covid-19,” ungkapnya.

Menurut Erwan, berdasarkan hasil monitoring KPU provinsi terhadap jajarannya di delapan kabupaten/kota yang Pilkada, semuaya telah menerapkan prokes di tiap tahapan.

“Hasil monitoring kita, semua tahapan, baik yang dilakukan KPU kabupaten/kota, PPK atau PPS telah melaksanakan protokoler kesehatan,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan prokes, tentunya KPU juga butuh alat perlindungan diri (APD). Menurut Erwan, APD untuk menyongsong Pilkada 9 Desember telah disiapkan.

“KPU Provinsi sedang berkoordinasi dengan satgas covid-19 Dinas Kesehatan Lampung untuk swab mandiri. Ini upaya kita untuk meyakinkan Pilkada bebas dari Covid-19,” ujarnya.

Erwan pun bersyukur, hingga kini belum ada jajaran KPU yang terkonfirmasi Covid-19.

“Sampai hari ini seluruh penyelenggara kita di semua tingkatan tidak ada yang terkonfirmasi covid,” jelasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *