SK Tak Kunjung Keluar, Kader Kecewa

Bandarlampung – Belum jelas dan belum keluarnya Surat Keputusan (SK) DPW PPP Lampung membuat kecewa para kadernya. Terlebih, Tim formatur sudah melewati tenggat waktu 20 hari pasca muswil 3 Juni 2021 lalu untuk merampungkan kepengurusan.

Ketua DPC PPP Lampung Selatan (Lamsel), Yandi merasa kecewa terhadap DPP dan team formatur yang sampai hari ini belum ada kejelasan untuk kepengurusan DPW.

“Walhasil informasi dari rekan formatur untuk ketua terpilih yang dipaksakan mundur dikarenakan mungkin tidak direstuinya oleh DPP,” ujarnya, Senin (5/7).

Kendati demikian, dirinya meyakini jika ketua terpilih sadar diri untuk mejadi seorang imam PPP di Lampung itu. “Bukan hanya materi yang dibutuhkan, tapi mengerti akan ruang lingkup Lampung. Artinya memiliki hubungan emosional yang bagus,” ungkapnya.

Dirinya pun mengapresiasi peninjauan ulang yang dilalukan oleh DPP. “Karena kebijakan itu harus mengedepankan aspirasi arus bawah yang mengetahui situasi dan kondisi lapangan,” ucapnya.

Dirinya pun berharap DPP maupun tim formatur segera melakukan mekanisme aturan partai atau AD/ART supaya Marwah partai tetap terjaga.

“Ini tidak boleh untuk main tunjuk, karena waktu terus berjalan kita butuh nahkoda yang mampu untuk membawa PPP berlayar mengarungi perpolitikan di Lampung. Jangan sampai kembali terperosok untuk kesekian kalinya. DPC masih bungkam karena merasa tidak berani bersuara mereka lebih sayang jabatan dari pada partai,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PPP Pesawaran yang juga Anggota Formatur DPW PPP Lampung, Supriyanto mengatakan, dalam Muswil beberapa waktu lalu tidak memilih ketua melainkan DPC mengusulkan nama saja.

“Jadi Muswil kemarin itu mereka (DPC) hanya mengusulkan nama, belum memutuskan siapa ketua terpilih, dalam usulannya mereka mengusilkan Dewi Arimbi sebagai ketua dan Saya sebagai sekretaris,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (28/6).

Artinya, kata dia, sampai saat ini belum ada ketua terpilih atau sekretaris terpilih. “Karena SK dari DPP belum keluar. Jadi selama SK belum keluar, Dewi Arimbi belum tentu ketua,” kata anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung ini.

Lanjutnya, ia juga menyampaikan jika Dewi Arimbi tidak masuk dalam formatur DPW PPP Lampung, yang memiliki tugas untuk menyusun kepengurusan DPW PPP Lampung.

“Formatur itu ada Rendika dari DPP, dari DPW itu ketua DPW yang lama bang Hasanusi, dari DPC ada saya, DPC Lamteng Imanto, DPC Tuba Zainal, DPC Pringsewu Sahidin, dan DPC Lampura Beni,” jelasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *