Mesuji-Dalam waktu dekat DPRD mesuji segera memanggil Dinas Koperasi Dan Perdangangan Kabupaten Mesuji untuk dimintai keterangan terkait keluhan petani singkong dan sawit kabupaten mesuji atas ulah pengusaha lapak pengepul kedua komoditas unggulan warga kabupaten Mesuji.
Menurut Ketua Komisi II DPRD kabupaten Mesuji Jhon Tanara, hearing dengan Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji dianggap penting untuk mengetahui terlebih dahulu jumlah lapak yang ada di Kabupaten Mesuji,”kalau keluhan petani akibat ulah lapak sudah kami terima, dan dalam waktu dekat kita akan panggil Koperindag untuk setidaknya kami akan mintai data awal jumlah lapak yang ada di kabupaten Mesuji sebelum turun ke lapangan,”terang Politisi PKB ini kepada wartawan,minggu(11/12/21).
Berdasarkan Laporan lanjut Jhon Selain permainan timbangan, lapak juga mengenakan potongan kadar air yang tinggi kepada petani singkong,sehingga akibat hal ini petani komoditas jenis singkong ini rugi sebelum menjual hasil panenya,”untuk itu kita akan hadirkan semua pihak baik perusahaan hingga lapak agar hal ini tidak terjadi berulang-ulang,”harapnya.
Karena tambah Jhon, menjadi percuma harga komoditas tinggi jika potongan penjualan juga tinggi,padahal saat ini harga perawatan dan biaya tanam petani juga tinggi.(apr)
Views: 46






