PRINGSEWU – Guna meminimalisir dan menghilangkan paham radikalisme di negri ini, pemerintah provinsi kab/kota harus memprogramkan kembali tentang pemahaman ideologi pancasila. Sebab selama ini masih banyak masyarakat yang tidak lagi paham dengan makna terkandung didalam Pancasila.
Demikian disampaikan oleh Muklis Basri Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Sekretariat DPC PDIP Pringsewu jalan lintas barat Pekon Ganjaran kecamatan pagelaran, Selasa (22/3). Menurutnya, adanya beberapa warga Lampung yang ditangkapnya terkait masalah paham radikalisme itu sangat disayangkan. Pasalnya, dengan adanya kejiadian tersebut kurangnya perhatian pemerintah dalam memberikan pemahaman tentang ideologi Pancasila, akan tetapi di fokuskan ke daerah-daerah yang sudah terpapar radikalisme.”Saya sangat prihatin dengan di tangkapnya sejumlah orang di Lampung terkait gerakan paham radikalisme. Dan ini jelas ada beberapa kabupaten / kota yang diduga menjadi basis radikal seperti Bandarlampung, Pringsewu termasuk Pesawaran dan ini butuh penangan lebih lanjut,” katanya.
Muklis menjelaskan Provinsi Lampung sesuai dengan wilayahnya banyak daerah yang tertinggal dan terisolir. Sehingga dalam penyebaran cepat sekali masuk karena adanya tokoh-tokoh yang memiliki kendali kuat tentang pemahaman radikal. “Disinilah Pemerintah harus buat program yang memantapkan idiologi Pancasila. Tetapi di fokuskan ke daerah-daerah yang sudah kena radikalisme,” pintanya.
Tidak hanya itu juga, lanjut MB sapaan akrabnya, meminta kepada pemerintah juga peka terhadap keluhan para petani khususnya petani ikan air tawar. Mengingat karena Pringsewu tidak memiliki lautan sehingga pemerintah harus peka tentang persoalan tersebut. Dengan manfaatkan sedemikian rupa lahan yang ada untuk bisa menghasilkan ikan. Akan tetapi dari segi nilai jual dipasaran juga pemerintah harus memperhatikan ditambah lagi harga pakan terus naik. Nah ini harus disesuai dengan harga-harga tersebut.” Saya juga minta kepada masyarakat tidak monoton berbudidaya ikan saja, tetapi bagaimana mengolah ikan dengan berbagai cara, sehingga akan di dapatkan harga ekonomi tinggi. Warga juga bisa membuat produk turunan ikan air tawar sehingga dengan ikan yang melimpah bisa menjadi alternatif warga untuk membuat produksi sendiri di luar jual ikan mentah,” pungkasnya. (top)






