Kader Senior Demokrat Ini Pamit

Bandarlampung – Menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lampung Utara selama 3 periode sekaligus pendiri serta pengurus inti partai Demokrat banyak lika-liku yang telah dijumpai dan dihadapi oleh Muhammad Yusrizal, ST.

Yusrizal merasa bangga dan haru, dimana dalam suasana bulan suci Ramadhan ini dirinya mengundang seluruh ” Waghei Yusrizal ” yang tersebar di -23 Kecamatan untuk bersilaturahmi dan gelar berbuka puasa bersama di kediamannya. Sabtu (23/4/2022).

Dalam Sambutanya, mantan Ketua DPRD Lampung Utara periode 2009-2014 ini menjelaskan perjalanan karirnya didunia politik bersama partai berlambang Mercy, ” Saya pernah menjabat sebagai ketua partai Demokrat selama 3 periode dan sekaligus pernah mendirikan partai ini di Lampung Utara, bahkan sebelum SBY masuk ke partai Demokrat Saya sudah menjadi pengurus

Partai Demokrat di Lampung Utara,” ungkap Yusrizal di hadapan Waghei Yusrizal dikediamanya.

Menurut Yusrizal, Dalam dinamika politik, sudah tentu akan berlangsung statis manakala mengambil opsi untuk memposisikan diri sebagai politikus berarti kita mengadologikan mendirikan sebuah rumah di pinggir pantai.

” Tentunya akan ada badai dan ombak yang harus kita hadapi. Namunsebagai politikus kita jangan sampai tenggelam dan tidak timbul lagi. Andai kata ada badai dan ombak tentu kewajiban kita untuk tidak melaut agar kita tidak tenggelam dalam laut tersebut, “ujarnya.

Yusrizal juga menegaskan, bahwa tidak akan pernah mungkin Partai Demokrat terukir menjadi terdepan di kabupaten Lampung Utara diberbagai macam kontestasi berkat selama kepemimpinan dirinya dan kerja sama seluruh kader baik Pilpres unggul selama 2 kali berturut-turut dengan presentasi diatas 75 persen.

Selama kepemimpinannya sebagai ketua Partai Demokrat, dalam kontestasi pemilihan legislatif Demokrat 2 kali menjadi Campions dan ini berkat kerjasama dan keteguhan hati seluruh kader dan pengurus partai Demokrat Lampung Utara.

” Jika hari ini, Saya ingin tetap mengabdi di partai Demokrat, tapi pintunya sudah ditutup. Saya diberikan kamar, tapi kamarnya di kasih ular. Oleh karenanya saya tidak akan merusak rumah tersebut. Berarti Saya harus tahu diri, dan saya harus mengambil sikap untuk keluar dari rumah itu agar tidak ada hal-hal yang tidak berkenan yang merugikan baik kita sendiri ataupun orang lain,” Ujarnya.

Yusrizal merasa bangga dan terharu, dibulan suci ramadhan ini dirinya dapat berkumpul bersama dengan para pejuang dari 23 Kecamatan, untuk merajut silaturahmi dan berbuka puasa bersama. Tentunya kegiatan ini dilaksanakan agar tidak terjadi miss komunikasi diantara para pejuang-pejuang partai Demokrat yang tersebar diseluruh kabupaten Lampung Utara.

” Sebagaimana kita telah memimpin partai Demokrat di Lampura selama 3 periode, tentu dihari ini kita tidak lagi memegang tampuk kepemimpinan itu, Kita harus menyampaikan secara seksama kepada kader-kader yang telah berjuang bersama, agar kita tidak mengecewakan perjuangan mereka selama ini,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *