Bandar Lampung – Keberadaan sampah menjadi salah satu tantangan dan persoalan yang dihadapi masyarakat terutama yang tinggal di wilayah perkotaan. Persoalan sampah terus meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat kota yang tidak diimbangi dengan jumlah tempat pembuangan sampah (TPS) yang memadai, hingga akhirnya masyarakat memilih membuang sampah sembarangan. Permasalahan mengenai sampah merupakan hal yang sangat membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak dan warga sekitar.
Melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), PLN memberikan bantuan kepada Bank Sampah Emak.ID yang diserahkan secara langsung oleh Manager ULPL Tanjung Karang, R Bagus Dwiarso Yakti kepada Founder Bank Sampah Emak ID, Agus Solihin yang berlokasi di Langkapura Bandar Lampung, Selasa (26/4).
“Kami turut senang dan bangga setelah melihat langsung ke Bank Sampah Emak.ID, kami melihat apa yang dilakukan oleh rekan-rekan dari Bank Sampah Emak.ID adalah hal yang baik, oleh karenanya kami mendukung dan mensuport apa yang dilakukan oleh Bank Sampah Emak.ID. Selain untuk memenuhi target proper kami berharap program ini terus berkembang dan berjalan lebih baik lagi kedepannya” ujar Bagus.
Dalam kesempatan tersebut, melalui PLN Peduli memberikan bantuan sebesar Rp 55 juta yang diperuntukan untuk pembuatan aplikasi, pencetakan buku rekening dan pembuatan karung untuk nasabah Bank Sampah Emak.ID.
Bank Sampah Emak.ID merupakan wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memilah dan menabung sampah yang bernilai ekonomi serta dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Emak.ID merupakan bank sampah induk di provinsi Lampung khususnya di area kota Bandar Lampung.
Agus mengucapkan terima kasih kepada PLN Peduli atas bantuan yang diberikan kepada Bank Sampah Emak.ID “Alhamdulillah ini merupakan sebuah dukungan yang sangat baik dan sangat bermanfaat, mudah-mudahan Bank Sampah Emak.ID bisa berkarya lebih luas dan terus memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat”, Ujar Agus. (*)






