Daerah  

Kobes Menghijau!! Ribuan Sekura Serbu Pesta Panjat Pinang

Lampung Barat – Editoronline.co.id

Pecah rekor!! Pesta Panjat Pinang 3 Syawal 1443 H di Pekon Kotabesi (Kobes) Kecamatan Batu Berak Lampung Barat di hadiri ribuan rombongan Sekura (Orang yang memakai topeng) dari seluruh penjuru kabupaten berhawa sejuk tersebut. Kehadiran Sekura yang membludak hingga membuat lokasi pesta panjat pinang menghijau bak rimba belantara.

Menghijaunya lokasi Pesta disebabkan setiap rombongan Sekura Kamak (Sekura Kotor) membawa berbagai macam jenis tumbuh – tumbuhan mulai dari pohon pisang, rumput liar dan lainnya yang memberi kesan luapan kegembiraan merayakan Lebaran idul fitri.

Bayangkan saja, lokasi pesta budaya sepanjang 1 km yang di siapkan panitia penuh sesak oleh para sekura yang rela berpanas – panasan demi ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Panitia kegiatan Syarif Setia Wibowo, mengungkapkan pihaknya harus bekerja ekstra untuk mengatur jalannya pesta budaya.

“Ini luar biasa, antusias masyarakat yang menyaksikan hingga 300 persen dari perkiraan semula. Apresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh masyarakat khususnya rombongan para sekura dari berbagai pekon,” ungkap Tio (Sapaan akrabnya).

Menurut Tio, membludaknya masyarakat yang hadir baik sebagai Sekura maupun pengunjung merupakan puncak dari rasa rindu warga Lambar dalam melestarikan adat budaya khususnya pesta panjat pinang. Sebab dua tahun sudah kegiatan budaya tersebut ditiadakan akibat pandemi covid-19.

“Kita patut bangga dengan masyarakat, meski telah dua tahun libur ditambah banyaknya hiburan lain di era sekarang, namun warga lampung barat tetap cinta dengan budaya yang telah ratusan tahun bertahan ini. Hal ini patut mendapat perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait dalam hal pelaksanaan kegiatan,” ujar alumni Universitas Lampung ini.

Dirinya menerangkan, sejatinya memang pesta sekura cakak buah sangat dinanti nantikan oleh segenap masyarakat lambar, jauh hari mereka sudah merencanakan kegiatan tahunan ini, misalnya pekon kutabesi, dari H-15 mereka sudah mencanangkan akan menggelar pesta tersebut di kampungnya pada tiga syawal nanti, walaupun persiapan inti seperti menyiapkan batang pinang, hadiah, dan juga lokasi panitia biasanya baru akan dipersiapkan mendekati hari H idul fitri.

“Pesta Sekura cakak Buah adalah salah satu tradisi yang wajib diadakan disetiap suasana lebaran idul fitri, faktanya suasana Lebaran di lampung barat serasa kurang meriah tanpa digelarnya pesta sekura,” paparnya.

Secara definisi, Pesta Sekura Cakak Buah merupakan perayaan dan atau ungkapan kegembiraan masyarakat secara bersama-sama dengan bertopeng (menutup wajah) dan merubah penampilan sedemikian rupa yang sifatnya menghibur serta bertujuan utama bersilaturahmi yang berpuncak pada panjat pinang secara berkelompok dengan sistem beguai jejama (gotong-royong). (Ton)

 

 

 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *