Daerah  

ALAT e-VOTING NGADAT, KADIS PMP PRINGSEWU AKAN EVALUASI

PRINGSEWU – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) kabupaten Pringsewu, Ir. Iskandar Muda mengakui memang ada kendala dalam Pilkakon serentak yang digelar di 19 Pekon yang menerapkan sistem e-Voting. Akan tetapi tidak butuh waktu yang berlarut-larut dapat teratasi.

Menurutnya, yang juga didampingi Sekretaris DPMP Tri Haryono, bahwa kendala yang terjadi seperti halnya beberapa kali PLN mati lampu, alat elektronik yang ngadat bahkan error serta masih kurangnya sumber daya manusianya dan pemahaman kususnya masyarakat awam terlebih untuk lanjut usia (lansia).”Hal itu masih wajar, karena baru pertama kali Pilkakon secara e-Voting digelar di Kabupaten Pringsewu. Dan sudah pasti berbagai kendala pasti akan terjadi dilapangan dan itu akan kami evaluasi kedepannya,” katanya.

Iskandar menjelaskan, sebenarnya dalam pelaksaan Pilkakon secara e-Voting jika sumber dayanya mempuni semua, maka secara langsung juga dapat menciptakan desa cerdas khususnya dalam menggunakan elektronik tersebut.”Sebenarnya dengan menggunakan sistem digitalisasi tersebut, maka kualitas Pemilu yang LUBER JURDIL dapat ditingkatkan dengan mengurangi pemilih fiktif, pemilih titipan dan dengan meningkatkan kecepatan perhitungan suara, meningkatkan jumlah pemilih per TPS. Hasil rekapitulasi suara dari setiap TPS (form C1) baik yang menggunakan e-Voting, maupun manual dapat difoto menggunakan smartphone dan kemudian dikirimkan ke server penayangan untuk meningkatkan transparansi dan kejujuran hasil pemilu,” ujarnya.

Terpisah Sekdis PMP Tri Haryono menambahkan, Pilkakon e-Voting diikuti sebanyak 55 calon kapekon, tersebar di 19 pekon dan delapan kecamatan dengan mata pilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 44.396 mata pilih, tersebar di 98 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (top)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *