Tanggul Way Sekampung Jebol, Dinas PUTR Metro Minta Balai Besar Pengairan Lampung Perbaiki

Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan berkolaborasi dengan Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung untuk perbaikan bronjong tanggul sungai Way Sekampung yang longsor akibat hujan deras pada hari minggu 23 Oktober lalu.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Robby Saputra mengatakan, dalam penanganan banjir pihaknya langsung bergerak cepat dan mengecek penyebab serta mencarikan solusi. Terlebih tentang keluhan warga di Kelurahan Tejo Agung yang melaporkan adanya tanggul yang jebol akibat hujan deras pada waktu lalu.

“Setelah kita cross cek ada dua masalah disini. Pertama bronjong yang jebol dan ada pohon yang melintang ditengah sungai Way Sekampung. Sehingga, luapan air tidak tertampung dan mengakibatkan banjir,” kata dia, Kamis (27/10/2022).

Dia menambahkan, selain akan melaporkan hasil tinjauan kepada Walikota, Robby akan berkolaborasi dalam pembenahan tanggung yang jebol.

“Tadi saya sudah komunikasi dengan pihak balai, mereka janji akan meninjau langsung termasuk nanti juga kita akan bikin laporan tertulis dan akan sampaikan ke pak Wali. Kita juga akan kirimkan surat ke balai untuk menangani bronjong yang longsor ini, karena ini kan kegiatan mereka sekitar tahun 2018,” tambahnya.

Dia berharap, Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung dalam memprioritaskan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

“Kalau bronjong ini kan perlu anggaran besar. Kita tidak mampu untuk memperbaiki itu, dan itu merupakan kewenangan dan tanggung jawab Balai Besar Pengairan,” ungkapnya.

Sementara, untuk pohon yang terlentang di tengah aliran sungai Way Sekampung tersebut pihaknya bisa berkolaborasi dengan dinas terkait untuk segera mengeksekusi.

“Kebetulan tadi ada Pak RT. Jadi nanti kami dan dinas lain serta warga akan bergotongroyong untuk mengangkat batang pohon tersebut,” terang Roby.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RW 06 Usdekin mengatakan, beronjong tanggul yang jebol itu diperkirakan dengan panjang 200 meter.

“Ada tiga titik, panjangnya sekitar 200 meter. Ambrolnya itu karena hujan deras kemarin,” ucap dia.

Selain itu, lanjutnya, akibat adanya batang pohon yang terlentang ditengah aliran sungai, banyak sampah yang menyumbat saluran air tersebut.

Diketahui, tanggul beronjong rusak di aliran sungai Way Sekampung tersebut terletak di RT 24 RW 06. Tepatnya di wilayah Perumnas Jurai Siwo, Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur. (Bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *