Metro – Pemerintah Kota Metro dalam hal ini Dinas Perdagangan mengadakan operasi pasar murah di pasar pagi Margorejo, Kecamatan Metro Selatan sebagai upaya menjaga keterjangkauan dan stabilitas harga di Bumi Sai Wawai.
Untuk kali ini harga beras ada kecenderungan naik sedikit maka menggandeng Bulog, karena mereka juga punya program ketersedian pasokan dan stabilisasi harga.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Elmanani. S.Sos.MM., mengatakan operasi pasar yang sudah berjalan tiga hari telah menjual beras 17,7 ton.
“Alhamdulillah setelah sampai pagi hari ini sudah kita hitung 17,7 ton beras yang terjual dengan harga 8.500 rupiah perkilonya dan semua ini di subsidi oleh Bulog. Pada hari rabu kemarin itu beras habis 6,1 ton dan kamis 6,3 ton serta pagi ini 5,3 ton,” terangnya. Jumat (10/02/2023).
“Serta untuk awal tahun ini, lanjut Elma, kita agendakan selalu dan sudah kita lakukan pada pada hari rabu di pasar Kopindo, kamis di pasar Tejo Agung dan hari jum’at ini pasar pagi Margorejo. Dan seperti biasa kami bekerjasama dengan para agen distributor yang ada di Kota Metro ini, kemudian untuk kali ini harga beras ada kecenderungan naik sedikit maka kami menggandeng Bulog, karena mereka juga punya program ketersedian pasokan dan stabilisasi harga,” jelasnya.
Elma juga menjelaskan, bagi masyarakat Kota Metro yang belum kebagian membeli beras, dapat membeli nantinya di kesempatan berikutnya di lolasi yang sama.
“Kedepannya, kami informasikan bagi yang ingin beli lagi, kita akan bertemu di Tejo Agung dan Margorejo. Dan hari ini kita janjikan seminggu sekali di tempat ini jum’at besok. Kita agendakan Rabu, Kamis, Jumat sampai menjelang puasa. Dan untuk stok bahan pokok sendiri, ada minyak, gula dan telur. Sementara kita di dukung empat distributor yang ada di Kota Metro, seperti Distributor Jembatan Hitam, Bawang Lanang, Murni Jaya dan Lina,” Tandasnya. (Bams)






