Fraksi di DPRD Pringsewu Kecewa Dengan Sikap Ketua Dewan

Koraneditor.id, Pringsewu – Beberapa fraksi di DPRD Pringsewu merasa kecewa dengan sikap Ketua DPRD yang terkesan terburu-buru dalam memberikan masa tenggang waktu dalam mengusulkan 3 nama calon kandidat jabatan Pj. Bupati Pringsewu.

Seperti yang dikatakan oleh Rohmansyah Ketua Fraksi Gabungan saat dimintai tanggapakan terkait pembahasan berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Bupati pada bulan depan, di sekretariat DPRD Pringsewu Senin (3/4/2023) lalu. Menurutnya, sesuai Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) harusnya DPRD mengusulkan tiga nama untuk dikirim ke Kemendagri. Namun, DPRD Pringsewu hanya mengusulkan satu calon saja.”Rapat kemarin, kesannya pimpinan dewan terlalu buru-buru mengambil sikap, karena pimpinan hanya memberi waktu beberapa jam dan menggiring teman-teman fraksi menghadap Pj Bupati,” katanya, Rabu (5/4/2023).

Politisi Partai NasDem ini mengatakan, seharusnya, pimpinan DPRD memberikan ruang kepada masing-masing Fraksi untuk mengusulkan siapa saja untuk memimpin Pringsewu satu tahun kedepan. Dan selaku Ketua Fraksi Gabungan bertanya-tanya kepada pimpinan dewan ada apa sebenarnya.”Kami ada hak untuk mengusulkan lebih dari satu nama. Karena menurut Fraksi kami ada yang layak juga untuk menduduki posisi tersebut. Karena setiap Fraksi memiliki hak untuk mengusulkan calonnya masing-masing,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Gabungan Johan Arifin menagaskan, bahwa tahun 2023-2024 merupakan tahun politik. Dengan harapan Pj Bupati yang diusulkan harus netral dan fokus dengan program-program yang pro rakyat.”Pembangunan insfrastruktur dan perekonomian masyarakat belum pulih. Dan kita semua menginginkan sosok pemimpin yang bener-bener berpihak pada rakyat, sehingga mewujudkan Pringsewu lebih baik lagi bisa terwujud,” katanya.

Terpisah Ketua DPRD Pringsewu Suherman menegaskan, bahwa pada hari Senin lalu semua Fraksi sudah fix dan meminta untuk bertemu dengan Pj Bupati. Bukan saya yang menggiring untuk bertemu dengan Pj Bupati, melainkan keinginan dari semua fraksi termasuk Fraksi Nasdem yang diwakili Sekretaris.”Jadi maaf bukan saya yang menggiring fraksi melainkan keinginan para fraksi-fraksi itu sendiri,” katanya.

Herman juga menjelaskan, bahwa dalam usulan nanti jangan sampai semua fraksi tidak tahu dalam mengusulkan Pj. Bupati. Maka dari itu saya sudah berkoordinasi dengan wakil ketua I dan II dan dirapatkan untuk semua fraksi mengusulkan siapa calon Pj. Bupati.”Saya tidak punya kepentingan apapun atau menggiring fraksi untuk bertemu kepada Pj. Bupati. Dan ini semua hanya usulan dari para fraksi maka saya menyetujuinya. Selan itu juga saya berterima kasih kepada semuanya atas kritik dan sarannya semoga semua ini untuk masukkan saya kedepan lebih baik lagi,” jelasnya. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *