Daerah  

Lima Tips Berhenti Merokok Ala Dinkes Lambar

Koraneditor.id, Lampung Barat

Merokok merupakan salah satu perilaku yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang yang berada disekitar, yang dikenal dengan perokok pasif. Oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memiliki lima tips untuk masyarakat yang ingin berhenti merokok.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Lambar Widyatmoko Kurniawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/2/2024).

Lima tips tersebut yakni :
Set = Tetapkan tanggal mulai berhenti.
Tell = Beritahukan kepada seluruh lingkungan sehari-hari seperti keluarga dan teman untuk mendukung.
Anticipate = Antisipasi dan kenali waktu timbulnya keinginan untuk merokok dan buat rencana untuk menghadapinya.
Remove = Jauhkan rokok dari jangkauan anda dan buanglah berbagai peralatan yang dapat mengundang ajakan untuk merokok.
Talk = Konsultasikan ke layanan upaya berhenti merokok yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui 0 800 177 6565 atau juga dapat melakukan konsulatasi di klinik UBM terdekat.

“Lima tips tersebut disingkat menjadi START, Tips berhenti merokok diatas, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghentikan diri dari kecanduan untuk merokok,” ungkap Widyatmoko.

Widyatmoko menjelaskan, rokok menyebabkan berbagai penyakit mematikan seperti hipertensi, kanker, hingga penyakit jantung koroner. Berhenti merokok merupakan hal yang baik untuk kesehatan tubuh.

Namun demikian, berhenti dari kecanduan merokok secara seketika bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang memerlukan waktu dan berhenti secara bertahap dari kegiatan yang tidak sehat tersebut.

Widyatmoko juga menjelaskan manfaat daripada berhenti merokok diantaranya :
1. Dalam 20 menit pertama, tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi pada seseorang akan membaik.
2. Untuk 12 jam berikutnya, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah dimetabolisme dan tingkat CO di dalam darah kembali normal.
3. Sampai 48 jam nikotin mulai tereliminasi dari tubuh. tidak hanya itu, Fungsi pengecap dan penciuman mulai membaik serta sistem kardiovaskular meningkat.
4. Dalam 5 hari sejak berhenti merokok, sebagian besar metabolit nikotin dalam tubuh sudah hilang. Selain itu, fungsi pengecap dan pembau jauh menjadi lebih baik serta sistem kardiovaskular juga terus mengalami peningkatan yang baik.
5. Dalam 2 sampai dengan 6 minggu setelahnya, risiko infeksi pada luka setelah pembedahan berkurang secara bermakna. Fungsi silia saluran nafas dan fungsi paruh pun akan membaik, serta nafas pendek dan batuk-batuk akan berkurang.
6. Dalam 1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya dibandingkan orang yang tetap merokok.
7. Setelah 5 tahun berhenti merokok, risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok.
8. Dalam 10 tahun berhenti merokok semua penyebab mortalitas dan risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok.

“Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin,” imbuhnya. (Tn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *