Bandar Lampung – BKSDA Bengkulu SKW III Lampung, mengharap kan Tokoh Masyarakat Suoh – Sugeng yang juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, untuk Dapat Mengklarifikasi Pernyataan nya di Media Sosial tentang BKSDA yang Lepas tanggung jawab tentang Mitigasi Konflik Satwa Harimau Sumatra di Suoh Kabupaten Lampung Barat.
Perlu diketahui, bahwa Kita SKW III Lampung sudah bekerja semaksimal mungkin, sebagai upaya penanggulangan konflik satwa di Suoh dan BNS, SKW III bersama tim Gugus Tugas sudah bekerja sesuai prosedur yang sudah disepakati antara TNI, POLRI, TNBBS, TSI, Pemda Kabupaten LB dan jajarannya.
“Sampai dengan hari ini (30/03) sudah 6 Kandang terpasang aktif di beberapa lokasi di Suoh dan BNS, 4 Kandang Besi dan 2 Kandang Rakitan hasil inisiatif dari TSI,” terang BKSDA Bengkulu Skw III Lampung, Apriyan Sucipto, SH, MH., Sabtu (30/3)
Hasil kesepakatan Tim Gugus Tugas Tim Terbagi menjadi 3, yang bertugas masing masing yakni :
1. Tim 1 Susur Tapak Satwa HS
2.. Tim 2 Verifikasi dan Instal Kandang Jebak di sekitar Temuan Tapak.
3. Tim 3 Blokade dan sosialisasi ke Masyarakat untuk Penanggulangan Konflik Satwa.
“Pemberitaan Negatif yang di utarakan Sugeng, tidak sesuai dengan Fakta di Lapangan. Pernyataan tersebut malah membuat gaduh suasana TIM yang bekerja dilapangan, sebaiknya beliau tidak memberikan komentar negatif, harusnya beliau sebagai TOKOH Masyarakat dapat memberikan sikap positif yang bisa memberi kan energi positif kepada TIM dan memenangkan Masyarakat setempat,” jelasnya. (Rls)






