Daerah  

Dinilai Congkak dan Sering Berkunjung Ke Caffe Remang-Remang, AS Dinilai Tak Layak Jadi PPK

KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Anggota PPK Kecamatan Banjar Agung AS yang juga merupakan dosen dan kepala sekolah dinilai tidak pantas mengemban semua jabatan tersebut.
Pasalnya, meski sebagai tenaga pendidik dan PPK di Kecamatan Banjar Agung, AS dinilai kaku dalam berkomunikasi dan terkesan congkak.
Bahkan AS ini dinilai tidak pantas menjadi seorang pendidik apalagi dosen karena AS tidak memberikan contoh yang baik sebagai seorang tenaga pendidik.
“AS ini tidak pantas jadi seorang dosen atau guru karena dia ini sering berkunjung ke cafe remang – remang di daerah lintas timur Tulangbawang Barat,” terang Dedi Darmawan, Sekretaris SMSI Kabupaten Tulangbawang, Selasa (27/08/2024).
Bahkan, lanjut Dedi, ada keterangan dari perempuan pekerja cafe yang membenarkan jika AS itu memang sering berkunjung ke tempat cafe remang-remang.
“Sangat disayangkan jika seorang dosen dan kepala sekolah hobby ke tempat seperti itu (cafe esek-esek). Sangat tidak bermoral,” jelasnya.
Selain itu sebagai seorang dosen dan kepala sekolah serta penyelenggara Pemilu/Pilkada tingkat Kecamatan AS ini terkesan congkak dan sulit membangun komunikasi dengan kawan-kawan pers, ormas dan LSM.
“Komunikasinya sulit dan terkesan menghindar. Padahal sebagai penyelenggara Pemilu atau Pilkada perlu mbangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak khususnya insan Pers, Ormas dan LSM,” pungkasnya.
Menyikapi hal itu, AS saat bertemu rekan rekan media membenarkan hal tersebut, bahwasanya kejadian tersebut sudah lama.
Saat ini dia sedang keadaan kurang sehat dan berobat disalah satu puskesmas yang ada di kecamatan Banjar Agung, untuk hal tersebut nanti dibahas, Selasa (27/08/2024).
Menyikapi hal tersebut Komesiner KPU Tulangbawang, sebelumnya telah memanggil AS, terkait laporan media  perilaku yang tidak mencerminkan sikap pejabat publik PPK, yang saat ini ia jabat. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *