Koraneditor.co, Pringsewu – Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra mengimbau kepada masyarakat, khususnya para petani, agar lebih berhati-hati dan tidak memarkir mesin bajak sawah mereka sembarangan. Imbauan ini disampaikan setelah pihak kepolisian berhasil menangkap dua komplotan spesialis pencuri mesin bajak yang telah berulang kali beraksi di wilayah Pringsewu.
Menurut AKBP M. Yunnus Saputra, pencurian mesin bajak sawah di wilayah Pringsewu meningkat karena banyaknya mesin yang diparkir tanpa pengawasan atau ditinggalkan di lahan terbuka. “Kami menghimbau agar para petani lebih waspada dan memperhatikan keamanan mesin bajaknya, mengingat harga alat ini cukup mahal dan menjadi incaran pencuri,” ujar AKBP M. Yunnus dalam keteranganya pada Senin (11/11/2024) siang.

Diberitakan sebelumnya, Polres Pringsewu berhasil menangkap komplotan spesialis pencuri mesin bajak sawah yang meresahkan para petani di wilayah tersebut. Pelaku yang di amankan sebanyak dua orang, satu pelaku lain masih buron.”Kedua pelaku yang kita amankan bernama Rohmat (38) dan Roni (35), keduanya warga Lampung Tengah. Mereka diringkus pada Rabu (6/11/2014) pukul 01.00 Wib saat hendak melakukan survey untuk mencuri mesin bajak di wilayah Sukoharjo,” ujarnya.
Melalui penangkapan ini, imbuh Kapolres, berharap kepada masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keamanan barang berharga mereka. Dan Masyarakat diminta untuk dapat bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dengan melaporkan dan berkoordinasi jika melihat adanya aktivitas mencurigakan diwilayahnya masing-masing.”Tindak kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Itu dikarenakan dari pihak korban lengah dan memberikan ruang buat pelaku kejahatan itu sendiri,” pungkasnya.






