Bandarlampung – Panitia Minat dan Bakat (Mibat) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Webinar Inaugurasi “Inovasi Digital untuk Masa Depan Bisnis” belum lama ini. Adapun sebagai pembicara Arman dari PT Berkah Finansial Teknologi (Lahan Sikam). Webinar diikuti puluhan peserta dari mahasiswa kelas karyawan dan RPL.
Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengatakan Inaugurasi Minat Bakat merupakan kegiatan rutin tahunan yang harus diikuti seluruh mahasiswa baru IIB Darmajaya. “Khusus kelas karyawan dan RPL memang tidak dilakukan secara tatap muka dikarenakan aktivitas harian yang berada di instansi ataupun perusahaan tempat bekerja,” ungkap dia dalam siaran persnya, Selasa (4/2).
Muprihan menuturkan bahwa mahasiswa RPL dan karyawan telah memiliki pengalaman. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memiliki manfaat dan sifatnya sharing terutama kepada mahasiswa RPL yang bisa menjadi referensi dibidangnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Amran menerangkan bahwa Inovasi Digital sangat penting karena untuk keberlangsungan bisnis. “Inovasi merupakan salah satu cara dalam meningkatkan bisnis yang telah kita jalani,” ungkapnya.
Amran pun mencontohkan produktivitas dari pelayanan menjadi maksimal di bidang keuangan terutama bank dengan memanfaatkan layanan digital. “Dahulu sebelum adanya pembayaran cashless banyak memakan waktu dan setelah memanfaatkan inovasi digital menjadi lebih cepat serta puas,” tuturnya.
Dalam paparannya juga beberapa perbedaan untuk bisnis tradisional dan bisnis digital dijelaskannya. Diantaranya untuk bisnis tradisional produk yang dihasilkan hanya berdasarkan inovasi perusahaan secara mandiri tanpa melibatkan customer dalam melakukan inovasi.
“Bisnis Digital melibatkan customer dalam melakukan inovasi sehingga produk ataupun jasa yang dijual akan tercapai sasaran dan tujuannya,” ujarnya.
Amran menambahkan dalam era digital terdapat tantangan dalam menjalani bisnis. “Mulai dari kompetisi, regulasi, dan teknologi. Juga terdapat peluang untuk ekspansi dalam era digital saat ini dibandingkan dahulu,” pungkasnya. (*).






