Bandar Lampung — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung dalam memberikan edukasi jurnalistik, penulisan berita dan artikel bagi jajaran Humas.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Bimbingan Teknis Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) di Aula Rafflesiger Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Kota Bandar Lampung (Rabu,1/10).
Hadir sebagai narasumber, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H Wakil Sekretaris Jenderal II PWI Pusat sekaligus wartawan senior Lampung Post, menjelaskan pentingnya insan pers atau wartawan memahami dan menerapkan Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman utama dalam bekerja.
Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers sekaligus menuntut profesionalisme setiap jurnalis.
“Undang-Undang Pers menjamin kemerdekaan pers. Namun wartawan juga berkewajiban mematuhi kode etik agar kebebasan itu tidak disalahgunakan serta tetap menjaga kepercayaan publik,” ujar Iskandar.
Iskandar memberikan edukasi juga tentang teknik penulisan terkait struktur berita dan artikel serta manfaat penggunaan kata untuk daya tarik pembaca.
Selain itu, Iskandar mengingatkan bahwa humas pemerintah memiliki peran strategis sebagai mitra media dalam penyediaan data dan klarifikasi resmi. “Humas bisa menjadi mitra dalam penyediaan data dan klarifikasi, sehingga wartawan tetap berpegang pada etika sekaligus menjaga kredibilitas media,” pungkas Iskandar.
Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Tunas Hariyulianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan PWI Lampung.
“Kami menyadari pentingnya sinergi dengan insan pers agar pesan DJP tersampaikan secara benar, akurat, dan dapat dipercaya masyarakat. Pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi tim Humas DJP untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik,” ungkapnya.
Melalui sinergi ini, Tunas berharap hubungan antara Humas DJP dan insan pers semakin erat, sehingga kualitas informasi perpajakan kepada masyarakat dapat terjaga dengan baik, akurat, dan berintegritas. (*).






