AGAM — Di tengah keterbatasan akses akibat bencana, Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam bersama Dinas Kesehatan, Mapala Unila, dan RMD Care Lampung terus bergerak menembus nagari-nagari terdampak. Dipimpin langsung Ketua TP-PKK Agam Ny. Merry Benni Warlis, rombongan menyasar wilayah terisolir untuk memastikan layanan kesehatan dan bantuan langsung diterima warga.
Kali ini, tim menjangkau kawasan Danau Maninjau, tepatnya Jorong Tanjung Sani, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (15/12/2025). Di wilayah tersebut, layanan kesehatan lapangan dan distribusi bantuan dilakukan dari rumah ke rumah.
“Satu per satu kita datangi. Kita menyalurkan bantuan sekaligus memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak,” ujar Ny. Merry Benni Warlis didampingi Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri.
Dengan kesederhanaannya, istri Bupati Agam itu terlihat berjalan menyusuri jorong, menyapa dan bercengkerama dengan warga, sembari menyerahkan bantuan sembako yang bersumber dari BNPB, donatur, serta berbagai pihak.
“Bantuan ini terus kita dorong ke setiap jorong. Kami berupaya agar seluruh warga terdampak terjangkau, meski penyaluran dilakukan bertahap,” ungkapnya.
Ny. Merry, yang dikenal sebagai mantan tenaga kesehatan, menegaskan perhatian terhadap aspek kesehatan menjadi prioritas utama, terutama bagi warga yang terdampak dan sempat terisolasi akibat bencana.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri memastikan layanan kesehatan di wilayah bencana tetap berjalan optimal. Dari 23 puskesmas di 16 kecamatan, seluruh tenaga kesehatan saling bahu-membahu, diperkuat relawan medis dari berbagai daerah.
“Semua puskesmas berfungsi. Di lokasi bencana juga dibantu relawan medis, termasuk dari Lampung melalui RMD Care,” ujarnya.
Di sisi lain, RMD Care Lampung mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat setempat. Ketua Tim RMD Care Firmansyah menyebut warga Tanjung Sani menunjukkan ketangguhan dan keramahan di tengah cobaan.
“Warganya hebat dan sangat ramah. Penyambutan yang hangat ini menjadi pengalaman berkesan bagi kami,” katanya.
Aksi kolaboratif lintas daerah dan relawan ini menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan, sekaligus memastikan negara hadir hingga ke jorong terjauh bagi warga terdampak bencana. (*).






