Daerah  

Soal Indikasi Adanya Setoran Dana BOK Puskesmas Tahun 2024, Kadis Kesehatan Tuba Bungkam

KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang, Fatoni, masih bungkam dan enggan berkomentar terkait indikasi adanya setoran Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada 20 Puskesmas pada tahun 2024 di daerah setempat.
Fatoni hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi atau berkenan memberikan keterangan terkait adanya pemberitaan indikasi aliran dana sebesar Rp.600 juta ke pejabat Dinas Kesehatan pada 2024.
Beberapa kali wartawan hendak mengkonfirmasi ke kantor Dinas Kesehatan, Salpol PP setempat mengatakan bahwa Fatoni sedang tidak berada di kantor.
Hal ini tentunya justru memperkuat dugaan adanya setoran dana BOK Puskesmas di Tulangbawang ke Dinas Kesehatan di daerah sai bumi nengah nyappur itu.
Direktur Cabang Lembaga Sentral Investigasi Korupsi Akuntabilitas dan Hak Asasi Manusia (SIKK-HAM) Kabupaten Tulang Bawang, Junaidi Arsyad, menyayangkan bungkamnya Kepala Dinas Kesehatan terkait ramainya pemberitaan adanya indikasi setoran dana BOK Puskesmas tahun 2024.
“Semestinya Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang, Fatoni, dapat memberikan keterangan terkait hal ini. Jangan justru terkesan menghindar dari rekan-rekan media. Ini justru memperkuat dugaan pembenaran indikasi tersebut,” terang Juandi Arsyad, Kamis 8 Januari 2026.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang terindikasi menerima setoran Dana Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas tahun 2024.

Indikasi itu menguat dengan adanya bukti transaksi (transfer) dari beberapa Puskesmas kepada oknum Kepala Puskesmas di Kabupaten Tulangbawang.
Besarannya yakni 7,5 juta rupiah setiap Puskesmas. Diduga besaran itu disetorkan dalam setiap triwulan kepada Kepala Puskesmas lalu dikumpulkan melalui ketua forum Puskesmas Kabupaten Tulangbawang tahun 2024. Jumlah total sekira Rp.600 juta.
Direktur Cabang Lembaga Sentral Investigasi Korupsi Akuntabilitas dan Hak Asasi Manusia (SIKK-HAM) Kabupaten Tulang Bawang, Junaidi Arsyad, saat dimintai tanggapan terkait adanya indikasi setoran dana BOK Puskesmas di Tulangbawang, menyayangkan terkait hal tersebut.
“Kami juga sudah mendengar terkait indikasi adanya setoran dana BOK Puskesmas di Kabupaten Tulangbawang. Hal ini tentunya sangat disayangkan. Bagaimana Puskesmas dapat menjadi pelayanan kesehatan kepada masyarakat kalau anggaranya saja jadi ‘bancakan’,” terang Junaidi, Senin 22 Desember 2025.
Pihaknya juga telah melakukan investigasi terkait indikasi adanya setoran dana BOK Puskesmas tersebut, beberapa Kepala Puskesmas menyatakan jika uang itu digunakan untuk kegiatan Forum Kepala Puskesmas.
“Forum itu kan legalitasnya tidak ada. Masa menggunakan anggaran negara untuk kegiatan organisasi yang tidak legal,” katanya.
SIKK-HAM Kabupaten Tulangbawang akan menindaklanjuti permasalahan ini dengan mengumpulkan bukti-bukti dan melaporkan permasalahan ini kepada pihak aparat penegak hukum.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang, Fatoni, belum dapat dikonfirmasi terkait permasalahan ini. Beberapa kali wartawan berkunjung ke kantor Dinas Kesehatan Fatoni selalu tidak ada di kantor. Kepala Forum Kepala Puskesmas Tulangbawang juga belum dapat dikonfirmasi. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *