PRINGSEWU — Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pringsewu resmi dikukuhkan, Ahad (11/1/2026). Pengukuhan ini menandai kesiapan MDMC Pringsewu untuk tidak sekadar hadir saat bencana, tetapi aktif memperkuat mitigasi dan ketangguhan masyarakat sejak dini.
Pengukuhan yang digelar di SMP Muhammadiyah 1 Pringsewu itu dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) dan dihadiri Ketua PDM Pringsewu H. Giarto, S.Ag., M.Pd.I., perwakilan MDMC Wilayah Lampung, Tri Priyo Saputro, S.Ak., perwakilan BPBD Pringsewu Riduan, Ketua LAZISMU Pringsewu, serta sejumlah undangan.
Dalam prosesi tersebut, Ns. Tri Wijayanto, M.Kep., Sp.Kep.MB resmi dilantik sebagai Ketua MDMC Pringsewu bersama jajaran pengurus. Ikrar pengabdian relawan bergema sebagai penegasan komitmen MDMC untuk menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
Ketua MDMC Wilayah Lampung Dr. Satrio Budi Wibowo menegaskan agar MDMC Pringsewu segera bergerak aktif dan tidak menjadi lembaga yang hanya muncul saat kondisi darurat. “Jangan biarkan MDMC hanya dikenal sesaat sebagai ‘pemadam kebakaran’ ketika bencana terjadi,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara respons bencana dan mitigasi. Relawan diminta masuk ke sekolah, perguruan tinggi, hingga tingkat ranting untuk membangun kesadaran masyarakat agar tangguh sebelum bencana datang. Prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR) ditegaskan sebagai komando tunggal dalam setiap aksi kemanusiaan Muhammadiyah.
Senada, Ketua PDM Pringsewu H. Giarto menekankan bahwa gerakan Muhammadiyah adalah pengabdian tingkat tinggi. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan BPBD agar kerja-kerja kemanusiaan berjalan efektif dan berdampak luas. “Kerja Muhammadiyah mungkin tidak selalu dipamerkan, tetapi manfaatnya harus nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Raker, MDMC Pringsewu diarahkan menyusun program kerja yang konkret dan membumi, dengan fokus pada penguatan personel, sinergi lintas sektor, serta edukasi publik terkait mitigasi bencana.
Pengukuhan ini menjadi tonggak awal MDMC Pringsewu untuk tampil lebih terstruktur, profesional, dan berdaya guna sebagai pilar ketangguhan bencana di Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung. (*).






