Lampung Selatan — Anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Lesty Putri Utami, S.H., M.H., melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sebagai upaya memperkuat persatuan serta karakter kebangsaan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Natar, Lampung Selatan pada Senin (19/1/2026).
Dalam pemaparannya, Lesty Putri Utami menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dipahami serta diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Pancasila bukan sekadar simbol atau hafalan, tetapi nilai hidup yang harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan kebijakan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujar Lesty.
Menurut Lesty, tantangan globalisasi, arus informasi digital, serta meningkatnya potensi konflik sosial menuntut penguatan wawasan kebangsaan secara berkelanjutan. DPRD, kata dia, memiliki tanggung jawab strategis untuk terus hadir memberikan edukasi ideologi kepada masyarakat.
Sementara itu, Selly Fitriani, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Damar Lampung, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam upaya perlindungan anak dan pemenuhan hak asasi manusia.
“Nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan penghargaan terhadap martabat manusia yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi dasar dalam melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi. Pembinaan ideologi sejak dini akan membentuk generasi yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan,” kata Selly.
Ia menambahkan, sinergi antara lembaga legislatif, masyarakat, dan organisasi sipil menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan bagi anak serta kelompok rentan.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme peserta. Selain memperdalam pemahaman ideologi Pancasila, forum ini juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kebhinekaan di Provinsi Lampung. (*).






